NKRI Sudah Final, Negara Khilafah Harus Ditolak

Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang merupakan bagian dari ormas NU, menegaskan bahwa bentuk NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) adalah final. Sehingga pandangan atau gerakan yang tidak sesuai dengan NKRI harus ditolak dan dilawan, termasuk gerakan negara khilafah.

Banser Pekan Baru Menyatakan bahwa gerakan negara khilafah di Indonesia harus ditolak karena bentuk NKRI sudah final….

Kepala Satuan Koordinasi Nasional Barisan Ansor Serbaguna (Banser), Alfa Isnaeni, mengatakan NKRI sudah final, itu salah satu doktrin Banser yang wajib untuk dipegang erat, dihayati menjadi pola pikir, dan dilaksanakan dalam bentuk tindakan nyata dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Saat ini, kata Alfa Isnaeni, mulai bermunculan lagi pandangan bernegara yang tidak sesuai dengan NKRI, di antaranya khilafah. Bahkan faham kenegaraan ISIS yang sudah memprokalmirkan kekhalifahannya di Irak dan Suriah juga mulai merambah pemikiaran kaum radikal di wilayah Indonesia

“Khilafah adalah pola pikir yang tidak sesuai dengan komitmen sejarah ketika mendirikan republik ini. Untuk itu pandangan khilafah dan lainnya yang tidak sesuai komitmen saat mendidikan republik ini harus ditolak dan dilawan,” kata Alfa dalam acara pembukaan PKL GP Ansor dan Susbalan Banser di Pekanbaru, Sabtu (13/2/2016).

PKL Ansor dan Susbalan Banser yang diselenggarakan PW GP Ansor Kepri diikuti oleh 45 peserta PKL dan 100 peserta Susbalan Banser.

Doktrin kedua adalah menjadikan Pancasila sebagai pedoman berpikir, berperilaku dan bertata negara dan berbangsa. Pancasila adalah idiologi bernegara dan berbangsa Indonesia, bukan menggunakan dasar agama, karena Indonesia bukan negara agama.

Doktrin ketiga, adalah meneguhkan sikap menerima keragaman yang harus menjadi kerangka berfikir dan berperilaku secara nyata dalam kehidupan bernegara dan berbangsa. Sikap ini pula yang menjadi syarat sehingga keutuhan NKRI tetap terjaga.

“Bahwa Banser tetap menerima keragaman dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika,” ujar Alfa.

Sebelum salam penutup, Alfa mengakhiri pidatonya dengan memekik, “Pancasila ….!!!!!!”

Peserta pun sigap menjawab, “Jaya..!!!”

“Bhineka Tunggal Ika….!!!,” pekik Alfa

Peserta pun menyahut, “Semboyan Kita…”

(al/ansornews.com)

You might like

About the Author: admin

Jika ada ditemukan artikel yang salah, dan lain-lannya, silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.