Niat AS Jatuhkan Hamas di PBB, Gagal Total

NEW YORK – Resolusi rancangan AS yang berusaha mengutuk kubu perlawanan Palestina Hamas di
Majelis Umum PBB, gagal memperoleh suara kebanyakan.

UNGA yang beranggotakan 193 orang memberi suara 87-57 untuk menyokong resolusi tersebut pada Kamis, sementara 33 anggotanya memilih absatain, membikin Washington gagal memperoleh 2 pertiga suara yang dibutuhkan untuk meloloskan resolusi tersebut.

AS awalnya menyerukan pemungutan suara kebanyakan sederhana, tetapi badan dunia itu memilih kebanyakan 2 pertiga untuk meloloskan resolusi.

Resolusi tersebut berusaha untuk mengutuk Hamas atas serbuan roket kepada Israel dan melaksanakan tindakan kepada penduduk Israel yang tinggal di tanah pendudukan Palestina.

Resolusi itu muncul beberapa minggu sesudah Hamas dan kubu perlawanan Palestina lainnya menembakkan lebih dari 400 roket ke Israel menyusul serbuan Israel yang gagal kepada seorang komandan Hamas.

Duta Besar AS Nikki Haley menjelaskan sebelum pemungutan suara bahwa majelis itu bisa membikin sejarah dengan mengutuk Hamas, yang ia menyebut selaku "bagian Perkara terorisme yang paling terang dan menakutkan di dunia.

Untuk perdamaian, dan untuk organisasi ini, saya dengan hormat mendesak rekan-rekan saya untuk
menyokong resolusi ini, katanya.

“Sidang Umum sudah meloloskan lebih dari 700 resolusi yang mengutuk Israel. Dan tidak ada 1 pun resolusi yang mengutuk Hamas. Itu, lebih dari apapun, ialah kutukan kepada Perserikatan Bangsa-bangsa itu sendiri,” tambahnya.

Menjelang pemungutan suara yang krusial, utusan perdamaian AS untuk Timur Tengah AS, Jason Greenblatt berusaha untuk menggalang sokongan untuk resolusi itu dengan membujuj sekutu Washington di Arab. Menurut laporan Haaretz, sekutu AS yang dibujuk itu di antaranya Maroko, Oman, Bahrain, Yordania, Arab Saudi, Kuwait, Uni Emirat Arab, Mesir dan Qatar. [Sfa]

Salfy News

You might like

About the Author: Ahmad Naufal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.