Home / Berita Irak / Nama Pemimpin Sebenarnya dari Teroris Adalah Tayyip Erdogan

Nama Pemimpin Sebenarnya dari Teroris Adalah Tayyip Erdogan

Pemimpin Irak ungkap rahasia dukungan besar Arab Saudi dan Qatar untuk Teroris. Sedangkan nama pemimpin sebenarnya dari teroris adalah Tayyip Erdogan, Presiden Turki ….

 

 

 

Islam-Institute, QOM Seorang pemimpin terkemuka dari gerakan perlawanan Irak menyatakan penyesalannya bahwa di samping upaya-upaya internasional untuk mengakhiri krisis di Irak, Suriah dan bagian lain di kawasan Timur Tengah, justru Arab Saudi dan Qatar masih juga memasok teroris dengan sejumlah besar uang.

“Arab Saudi dan Qatar secara luas masih mendukung finansial untuk teroris tapi kemenangan pasti menjadi milik kelompok-kelompok perlawanan,” ungkap Sheikh Akram al-Kaabi, pemimpin Hizbullah al-Nujaba, gerakan perlawanan besar Irak melawan ISIS, dalam pertemuan dengan ulama Syiah terkemuka Ayatollah Alawi Gorgani di kota Qom, Iran pada Sabtu (9/1/16) malam.

Sheikh Akram al-Kaabi juga mengungkap kelompok-kelompok perlawanan yang kuat telah dibentuk di Irak untuk melawan para teroris. Dia mengatakan, bahwa Orang-orang Syiah dan Sunni bersatu dalam kelompok perlawanan rakyat Nujaba dan mereka bersama menghadapi kaum Takfiri ekstrim di Suriah dan Irak.

Dalam sambutannya yang relevan di bulan Desember, Pemimpin Partai Ortodoks Lebanon, Masarik Roderick Khoury, mengatakan bahwa perang melawan terorisme internasional harus dimulai dengan menekan negara-negara tertentu, termasuk Arab Saudi, Qatar dan Turki, negara sponsor utama untuk kelompok militan teroris di Suriah.

“Turki adalah negara yang paling utama dan pertama yang mendanai dan memasok senjata kepada kelompok teroris. Kami percaya bahwa perang melawan terorisme harus dimulai dengan menekan negara-negara regional tertentu. Saat ini Turki adalah sponsor utama terorisme di kawasan,” kata Masarik Roderick Khoury pada konferensi pers di Moskow.

Nama pemimpin sebenarnya dari teroris adalah Tayyip Erdogan (Presiden Turki). Yang lain seperti Abu Bakr al-Baghdadi (pemimpin ISIS) dan al-Qaeda budak-budaknya. Front Al-Nusra juga melakukan perintah dari Turki,“ jelas Masarik Roderick Khoury.

Menurut Masarik Roderick Khoury, ada bukti nyata untuk tuduhan itu. Masarik Roderick Khoury mengatakan bahwa setelah kota Kassab, dekat Lattakia, dibebaskan dari teroris, ambulan-ambulan, pakaian dan senjata Turki ditemukan di sana. (AL/ARN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Menteri Perang ISIS Eks Kepala Pasukan Khusus Didikan AS

MOSUL, Menteri Perang ISIS – Kolonel Gulmurod Khalimov, mantan kepala pasukan khusus Tajikistan. Sosok ini pernah ...