Nabi Muhammad Tidak Gunakan Agama untuk Legitimasi Politik

Kiai Luqman, Nabi Saw Tak Pernah Gunakan Agama Sebagai Legitimasi Politik

Kyai Luqman : Nabi Saw Tidak Pernah Gunakan Agama Selaku Legitimasi Politik

Nabi Muhammad SAW merupakan utusan Allah yang memberikan teladan bahwa menerapkan nilai-nilai luhur agama dalam memimpin ummat merupakan hal utama.

Akan tetapi seperti ini, Pengasuh Pondok Pesantren Raudhatul Muhibbin Caringin, Bogor, Jawa Barat KH M. Luqman Hakim menegaskan, Nabi Muhammad SAW tak pernah mempergunakan agama sebagai alat legitimasi politik dalam kepemimpinannya.

“Nabi tidak pernah menjadikan agama sebagai legitimasi politik,” ujar Kyai Luqman yang dikutip NU On-line, Ahad (15/4) lewat akun twitter pribadinya, @KHMLuqman.

Yang dilaksanakan oleh Nabi Muhammad, imbuh Direktur Sufi Center Jakarta ini, ialah menjadikan nilai agama selaku inspirasi dalam menata negara.

“Tapi nilai agama sebagai sumber inspirasi kepemimpinan dalam menata negara, iya,” papar penulis Filosofi Dzikir ini.

Kiai Luqman, Nabi Saw Tak Pernah Gunakan Agama Sebagai Legitimasi Politik

Menurut Kyai Luqman, agama selaku sumber inspirasi tersebut tak berarti mencampuradukkan agama dan politik. Sebab justru nilai-nilai agama sebagai sumber inspirasi, tidak alat legitimasi.

Kalau mempergunakan agama selaku alat legitimasi politik, nanti, kata Kyai Luqman, malah menjadi madzhab ‘ngawurisme’ yang membabi buta.

“Ayolah belajar politik dan agama dengan benar,” tegasnya. (Fathoni/NU-Online)

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :