Mufti Wahabi; Maulid Nabi Syirik, Hari Jadi Kerajaan Saudi Wajib


Kamis, 29 September 2016

RIYADH, ARRAHMAHNEWS.COM – Pada waktu ulama Wahabbi mengeluarkan instrumen pengkafiran pada tiap-tiap perayaan keagamaan bahkan pada perayaan kelahiran Nabi Muhammad Saw, sementara itu, mereka menggelar perayaan besar untuk memperingati berdirinya dinasti Saudi dan mereka mencoba menanamkan embrio barbarisme pada ajaran-ajaran Islam yang toleran.

Para pemimpin Saudi Wahabbi meminta diadakannya perayaan atas hari berdirinya Kerajaan Arab Saudi yang dihelat pada malam hari, seakan mereka amnesia kepada fatwa-fatwa yang sudah mereka keluarkan bahwa merayakan kemerdekaan dan berdirinya negara atau kerajaan ialah bid’ah dan sesat.

Perlu diingat bahwa Mufti kerajaan Saudi dan pimpinan ulama terkemuka di Saudi, Abdul Aziz bin Abdullah Al Syaikh, sebelumnya pernah mengeluarkan fatwa kontroversial yang mengumumkan bahwa perayaan maulid atau perayaan hari lahir termasuk perayaan maulid Nabi Muhammad ialah syirik dan nggak mempunyai dasar agama.

Loading...
loading...

Kalau seperti ini, lalu lihatlah apa yang terjadi sekarang? Grand Mufti Abdul Aziz bin Abdullah Al Syaikh sendirilah yang meminta diadakannya perayaan atas berdirinya kerajaan Saudi yang pada dasarnya sama dengan perayaan hari lahirnya kerajaan Saudi atau hari ulang tahunnya kerajaan Saudi, dan mereka menganggap hari lahirnya kerajaan Saudi ini selaku hari ibadah dan full syukur, seperti yang dikutip surat berita Okaz.

Para penguasa Saudi sekarang sedang meminta penjagaan kpd pemimpin-pemimpin wahabbi untuk memperkuat berdirinya kekuasaan mereka dengan mengatasnamakan agama, terutama semenjak al-Saud mengalami kekalahan di tapal batas negara Yaman dalam konfrontasi sengit dengan prajurit nasional dan pejuang-pejuang Yaman.

Bahkan hal itu disebut-sebut selaku balasan dari bangsa Yaman atas kejahatan agresi brutal Saudi yang dilancarkan tiap hari pada masyarakat sipil Yaman yang menolak untuk patuh dan menyerah pada kerakusan, aroganisme dan narsisme Saudi. [ARN]

Loading...



Source link

loading...

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :