Merkel: Jerman Bertekad Pertahankan JCPOA

Merkel: Jerman Bertekad Pertahankan JCPOA

Angela Merkel, Kanselir Jerman hari Selasa (29/5) dalam perjumpaan Global Solutions 2018 di Berlin menerangkan, Jerman bertekad mempertahankan Rencana Aksi Berbarengan Komprehensif (JCPOA).

Donald Trump, Presiden Amerika hari Selasa, 8 Mei dengan mengulangi tudingan ndak berdasar kepada Iran mengumumkan penarikan diri Washington dari JCPOA dan kembalinya sanksi nuklir selama 3 sampai 6 bulan.

Angela Merkel, Kanselir Jerman

Langkah Trump ini memperoleh kecaman luas bagus di internal Amerika maupun internasional.

Antonio Guterres, sekretaris jendral PBB menyampaikan penyesalan mendalam terkait keputusan sepihak presiden Amerika Serikat.

Loading...
loading...

Inggris, Perancis, Rusia, Cina, Jerman dan Uni Eropa selaku pihak-pihak yang terlibat dalam JCPOA mengumumkan kelanjutan supporting terhadap perjanjian nuklir ini.

Sekaitan dengan hal ini, Iran dan Eropa dalam banyak hari terakhir sudah memulai perbincangan demi mempertahankan JCPOA pasca keluarnya Amerika dari kesepakatan internasional ini.

Loading...

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran hari Rabu malam (23/5) dalam menerangkan sejumlah syarat penting demi meneruskan JCPOA dengan Eropa mengatakan dengan tegas, Eropa wajib membawa resolusi anti-Amerika menuju DK PBB, Eropa wajib berjanji dan memegang komitmennya bahwa mereka sedikitpun ndak bakal menyinggung problem rudal dan partisipasi regional Iran, Eropa wajib berhadapan dengan saban bentuk sanksi Amerika kepada Iran, kalau Amerika sukses mengganggu penjualan minyak Iran, maka Eropa wajib membeli minyak dari Iran setara dengan hitungan total kebutuhan kami dan bank-bank Eropa wajib menjamin soal pemasukan dan pembayaran hasil perdagangan pemerintah dan swasta dengan Iran.

loading...

You might like

About the Author: Hakim Abdul

KOLOM KOMENTAR ANDA :