Merintis Jalan Perdamaian Dunia Bersama-sama Para Ulama

Website Islam Institute
Loading...

Merintis Jalan Perdamaian, Islam Institute – Kota Pekalongan merintis jalan perdamaian dunia bersama para Ulama. Di kediaman Habib Luthfi bin Yahya (26/07/2016). sesudah beristirahat sejenak di penginapan masing-masing, para ulama yang semenjak sore tadi telah sampai di Pekalongan. Mereka langsung bergerak ke kediaman Habib Lutfi Bin Yahya.

Agenda di kediaman Habib Luthfi Bin Yahya malam ini ialah ramah tamah dan pembacaan Maulid Nabi Muhammad saw. Seluruh ulama ini merupakan tamu undangan dalam Konferensi Internasional Bela Negara yang diadakan oleh Jam’iyyah Ahlit Thariqah al-Mu’tabarah an-Nahdliyyah (Jatman). Rupanya kota Pekalongan sedang jadi titik awal pergerakan merintis jalan perdamaian dunia bareng para Ulama.

Merintis jalan perdamaian dunia bareng para Ulama Aswaja Internasional

Di antara para ulama dalam negeri yang datang ialah; KH. Soleh Qasim Sidoarjo, KH. Ali Mas’adi Mojokerto, Habib Zain bin Smith Jakarta, KH. Maimun Zubair Sarang Rembang, KH. Saifuddin Amsir Jakarta. KH Abdul Jalil Wonosobo. Serta para kyai, mursyid, muqaddam, khalifah thariqah, juga pengasuh pesantren. Dan tamu undangan lainnya untuk merintis jalan perdamaian dunia bareng para Ulama.

Konferensi ulama Aswaja internasioanl untuk bela negara ialah usaha merintis jalan perdamaian dunia bareng para Ulama. Mengenai siapa saja ulama dari luar negeri yang telah nampak datang dalam pengamatan Tim Media Jatman Event di antaranya; Syaikh Adnan Al-Afyuni Suriah. Syaikh Umar Muhammad Rajab Dib Suriah. Syaikh Mahmud Syahadah Suriah. Syaikh Usamah Abdur Razzaq Ar-Rifai Libanon, Syaikh Dr. Riyadh Bazo Libanon. Syaikh Sulaiman Sudan, Syaikh Umar Hadrah Sudan. Syaikh Adam Syahidov Checnya, Syaikh Muhammad Solahuddin Checnya, dan Syaikh Ahmad Ad-Dabbagh Inggris.

Juga Syaikh Muhammad Abdul Hakim India, Syaikh Muhammad Madatil Pura India. Syaikh Abdul Nazer Muhammad India. Syaikh Zamihan bin At Man Malaysia, Syaikh Fauzi Musthafa Malaysia. Syaikh Saifuddin Al-Hasani Bangladesh. Syaikh Aun Al-Qaddumi Yordania, Syaikh Musthafa Abu Shawi Palestina, Syaikh Ibrahim Al-Muraikhi Bahrain. Syaikh Aziz Al-Idrisi Maroko, Syaikh Muhammad Abdul Ghaffar Al-Syarif Kuwait. Syaikh Muhammad Al-Syuhumi Libia, Syaikh Jamilu Rahman Pakistan, dan Syaikh Aziz Abidin California.

Merintis Jalan Perdamaian di kota Pekalongan bareng para Ulama

Sementara itu di kompleks Gedung Junaid, tepatnya di tempat masjidnya, juga dihelat Maulid Nabi Muhammad dan istighotsah. Tempat ini juga jadi bagian titik penyelenggaraan Konferensi Internasional Bela Negara pada Rabu dan Kamis (27-28).

loading...

Syaikh Dr. Abdul Hakim, bagian tamu konferensi yang merupakan Rektor Universitas Islam Al-Markaz Kerala (India). Dia mengumumkan keprihatinannya atas keadaan ummat Islam waktu ini. Beberapa orang yang mengatasnamakan Islam untuk aksi-aksi yang sama sekali bertentangan dengan ajaran Islam. Mereka menjelaskan hal-hal yang baik, tapi melaksanakan hal-hal yang keji. Sebab itulah konferensi ulama internasional ini diinginkan dapat jadi pionir perjuangan merintis jalan perdamaian dunia bareng para Ulama.

“Acara semacam ini terlalu penting bagi dunia Islam waktu ini. Di dalamnya ada pemikiran, ada kesepahaman, ada musyawarah, dan ada gerakan. Di waktu Islam dikonotasikan dengan kekejian, teror, dan ekstrimisme, maka perlu adanya penerangan mengenai hal ajaran Islam itu sendiri. Hal ini musti diupayakan oleh seluruh lapisan kaum muslimin, termasuk kaum mudanya. Memberikan penjelasan ke mereka yang ndak tahu mengenai hal bagaimana sejatinya ajaran Islam. Semoga forum semacam ini dapat jadi karena perdamaian di dunia, khususnya sesama kaum muslimin. Lebih-lebih bagi ummat Islam di negeri Indonesia,” tutur Syaikh Dr. Abdul Hakim dari India waktu diwawancarai Tim Media Jatman Event.

Di kota Pekalongan, di kediaman Habib Luthfi bin Yahya. Jatmanevent.id mengabarkan gerakan ummat Islam merintis jalan perdamaian dunia bareng para Ulama.

 

Simpan

Simpan

Simpan

Simpan

loading...

Simpan

Loading...

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :