Jasa Web Alhadiy
Berita Suriah

Menuntut Lengsernya Presiden Assad Tak Beda dengan ISIS

Menurut Sergei Lavrov, Mereka yang Menuntut Lengsernya Presiden Assad Tak Beda dengan ISIS

Sergei Lavrov dalam pandangannya terkait sikap Barat yang demikian ngototnya ingin melengserkan Presiden Assad yang jelas-jelas sangat dicintai mayoritas warga Suriah, juga sikap yang sama dari beberapa negara Arab, Menteri Luar Negeri Rusia itu mengomentari dengan mengatakan: “Presiden Rusia telah menolak ide semacam itu lebih dari sekali. Dan kami menganggap pendekatan semacam itu tidak sesuai dengan hukum internasional dan prinsip-prinsip demokrasi.”

Menurut Sergei Lavrov, Mereka yang Menuntut Lengsernya Presiden Assad Tak Beda dengan ISIS.

Islam-Institute, MOSKOWSergei Lavrov, Menteri Luar Negeri Rusia menyatakan bahwa mereka yang bersikeras mengaitkan antara lengsernya Presiden Assad dengan pembentukan koalisi internasional perang melawan terorisme, itu berarti secara tidak langsung memberikan andilnya dalam menjaga kondisi yang menguntungkan bagi eksistensi dan ekspansi ISIS di Suriah dan Irak.

Dalam sebuah wawancara dengan media Italia, Rabu (9/12),Sergei Lavrov mengatakan: “Jika isu Presiden Suriah Bashar al-Assad dianggap sebagai hambatan bagi jalan terbentuknya koalisi intenasional perang terhadap terorisme, maka tanpa ragu, bersikerasnya mereka untuk terealisasinya hal itu, adalah bentuk kontribusi secara tidak langsung dalam menjaga kondisi yang menguntungkan dalam perluasan kekuatan ISIS”.

Sergei Lavrov menekankan bahwa posisi Barat terkait masalah nasib Presiden Suriah Bashar al-Assad mengalami beberapa modifikasi. Di mana tidak ada lagi mitra Rusia yang menuntut lengsernya presiden Assad sesegera mungkin secara terang-terangan. Meski sebenarnya mereka menghendaki hal itu dan masih bersikeras untuk menetapkan waktu yang tepat untuk melengserkan presiden Assad.

Sergei Lavrov dalam pandangannya terkait sikap Barat yang demikian ngototnya ingin melengserkan Presiden Assad yang jelas-jelas sangat dicintai mayoritas warga Suriah, juga sikap yang sama dari beberapa negara Arab, Menteri Luar Negeri Rusia itu mengomentari dengan mengatakan: “Presiden Rusia telah menolak ide semacam itu lebih dari sekali. Dan kami menganggap pendekatan semacam itu tidak sesuai dengan hukum internasional dan prinsip-prinsip demokrasi.” (AL/SFA/AM)

Jasa Web Alhadiy
Tags

Related Articles

Jika ada ditemukan artikel yang salah, dan lain-lannya, silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker