Menlu Turki Tuding Eropa Bersikap Munafik

Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu.

Menlu Turki Tuding Eropa Bersikap Munafik

Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu menjelaskan, negara-negara Barat memperlakukan negaranya dengan standar ganda dan menabrak prinsip demokrasi itu sendiri.

Semisal dilansir kantor kabar IRIB, Sabtu (2/6/2018), dalam sebuah wawancara dengan media Jerman, Deutsche Welle, dia menegur banyak negara asbab melalaikan fakta bahwa Turki dan Uni Eropa saling memerlukan.

“Eropa mempunyai pemahaman sendiri soal demokrasi. Waktu Anda menabrak standar demokrasi, Anda menjelaskan itu ialah kedaulatan. Jadi bagaimana Anda mampu mencoba mengajarkan demokrasi itu ke Turki ? Kalau Anda berpikir bahwa Anda punya hak demi mengkritik Turki, Anda juga wajib menerima bahwa aku bisa mengkritik negara manapun kala mereka menabrak standar demokrasi,” tegas Cavusoglu.

Menurut dia, para pejabat Eropa menganggap negara dan bangsanya selaku kelas satu, sementara warga Turki kelas dua.

“Mereka juga ndak perlu menerangkan ini secara langsung, asbab hal ini bisa dilihat dari perilaku standar ganda dan hipokrit mereka,” ungkapnya.

Cavusoglu menerangkan bahwa Eropa ndak mempunyai keinginan demi memahami apa yang terjadi di Turki dan menyokong kubu Gulen selaku pelaku kudeta.

Hari ini, lanjutnya, Eropa memberikan hak-hak istimewa politik dan hukum terhadap para pelaku kudeta termasuk hak suaka.

Pemerintah Ankara percaya bahwa Fethullah Gulen sudah mengorganisir kudeta gagal pada 15 Juli 2016 di Turki. (RM)

You might like

About the Author: Hakim Abdul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.