Home / Uncategorized / Menjawab Fitnah Media Radikal Bahwa Kiai Said Dukung Hary Tanoe

Menjawab Fitnah Media Radikal Bahwa Kiai Said Dukung Hary Tanoe

Berikut ini adalah jawaban atas tuduhan dan fitnah media radikal yang dikelola kaum Wahabi bahwa Kiai Said Aqil Siroj mendukung Hary Tanoe. Hal ini dibantah Wakil Sekretaris Jenderal Nahdlatul Ulama Masduki Baidlowi, bahwa tuduhan itu tidak benar.

Berikut laporan lengkap jawaban atas tuduhan dan fitnah tersebut seperti dimuat di situs berita NU Online. Semoga jawaban ini bisa menjadi pegangan bagi kita agar tidak terjeremabab dalam pusaran fitnah media-media radikal ….

 

 

Menjawab Tuduhan Kiai Said Mendukung Hary Tanoe

Jakarta – Beberapa hari terakhir publik sempat dikejutkan dengan pemberitaan terkait Ketua Umum NU (Nahdlatul Ulama) KH Said Aqil Siroj mempromosikan Hary Tanoe untuk menjadi presiden. Namun demikian, Wakil Sekretaris Jenderal Nahdlatul Ulama Masduki Baidlowi menyangkal bahwa pemberitaan tersebut tidaklah benar.

Masduki menjelaskan bahwa sebuah berita harus berimbang dan sesuai dengan kaidah kode etik jurnalistik. Ia mengatakan bahwa pemberitaan yang melibatkan Kiai Said tersebut adalah tidak utuh dan hanya sepotong-sepotong.

“Pembicaraan Ketua Umum (Kiai Said) mesti dimuat secara utuh, harus sesuai dengan prinsip 5W plus 1H,” kata Masduki di kantor NU Online, Selasa, (26/4).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa foto-foto Hary Tanoe yang tersebar di berbagai media sosial tersebut adalah kumpulan dari rangkaian kunjungan Hary Tanoe ke berbagai pesantren, termasuk pesantren Nahdlatul Wathon di NTB dan Pesantren Al Falah di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. 

“Itu (foto-foto itu) adalah kompilasi dari beberapa peristiwa yang dihadiri oleh Hary Tanoe di beberapa pesantren,” terangnya.

Namun, imbuh Masduki, media memberitakan dan menggiring pendapat masyarakat seolah-olah itu adalah satu peristiwa ketika Hary Tanoe bertamu ke pesantren Al Tsaqofah bulan lalu. 

“Itu tidak benar dan bersifat fitnah,” tegasnnya. 

Hary Tanoe bertandang ke Pesantren Al Tsaqafah asuhan Kiai Said di Ciganjur, Jakarta Selatan, pada Minggu, (13/3). Dalam lawatannya tersebut, Hary Tanoe hanya berbagi ilmu dan pengalaman kepada para santri Al Tsaqafah. (Al/NU Online)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Beda Tingkatan antara "Orang Alim" dan "Orang Sholih"

Beda Tingkatan antara “Orang Alim” dan “Orang Sholih”. Dalam beberapa literatur Kitab Kuning yang saat ...