Mengungkap Pemasang Poster ‘Raja Joko Widodo’

Mengungkap Pemasang Poster ‘Raja Jokowi’

Mengungkap Pemasang Poster ‘Raja Joko Widodo’

Poster Joko Widodo mengenakan mahkota bak seorang raja menghiasi wilayah Banyumas, Jawa Tengah. Pada poster juga Ada tulisan ‘Ayo Kita Bekerja Untuk Rakyat’ disertai gambar banteng dan PDI Perjuangan.

Kader PDIP setempat mengklaim tidak memasang poster tersebut. Sehingga mereka mencopot poster-poster yang terpasang. Lalu siapakah yang memasang poster ‘Joko Widodo Raja’?

1. Poster Disebar Lawan Politik
Kader PDIP geram dengan beredarnya poster calon presiden Joko Widodo mengenakan mahkota bak raja, di wilayah Banyumas. Belum terang siapa yang memasang poster tersebut.

Tapi Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira menduga poster itu dipasang oleh lawan politik Joko Widodo atau kubu anti Joko Widodo. “Terang, Alat Peraga Kampanye ini Hadir dari kaum ‘anti Joko Widodo Presiden’. Ini ialah pola buruk campaign yang dikembangkan oleh lawan Joko Widodo untuk menurunkan citra diri Joko Widodo yang tengah bagus-bagusnya,” kata Andreas.

2. Pemasang Poster Joko Widodo Dibayar Rp 5.000
Tidak memerlukan waktu lama untuk menelusuri pemasang poster ‘Joko Widodo Raja’ di Banyumas. seusai ditelusuri diketahui para pemasang ini dikoordinir masyarakat Kabupaten Bumiayu.

DPC PDIP Banyumas berjumpa dengan bagian koordinator pemasang poster tersebut. Jasa pemasangan tersebut Rp 5000 per poster. “Basecamp-nya koordinator ini di Ajibarang. Untuk yang masang di saban kecamatan mereka cari orang. Bayarannya Rp 5.000 per pemasangan,” kata Ketua DPC PDIP Banyumas, dr Budhi Setiawan.

3. Dibuat Untuk Menjatuhkan Citra Joko Widodo
Pemasangan poster Presiden Jokowi bergaya ala raja Disangka sengaja dibuat untuk mendegradasi citra calon presiden nomor urut 01. Waktu ini PDIP tengah menjalankan penyelidikan terkait siapa pihak yang memasang poster.
“Sangkaan sementara kami seperti ini. Ada pihak yang ingin mendegradasi citra diri Pak Joko Widodo,” kata Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno.

4. Tidak Buru-buru Laporkan Masalah Poster
PDIP tidak ingin terburu-buru mengambil langkah politik dan memilih melaksanakan investigasi Soal pemasangan poster ‘Joko Widodo Raja’ di Banyumas. PDIP masih menelusuri siapa dan motif dari pemasangan poster tersebut.

“Belum (mengabarkan). Ini kan partai yang berusaha untuk mengibarkan politik pencerahan dan pencerdasan. Jadi tidak boleh grusak grusuk. Seluruh kan wajib hati-hati. Kita tidak boleh su’uzon, kita tidak boleh menuding sembarangan tanpa verifikasi yang terang,” Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno.

(merdeka/suaraislam)


Shared by Ahmad Zaini

You might like

About the Author: Ahmad Zaini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.