Mengenal Kemuliaan Aisyah RA, Istri Nabi Saw yang Paling Brilian

Loading...

Mengenal Kemuliaan Aisyah RA, Istri Nabi Saw yang Paling Brilian

Nama Aisyah RA tentu telah enggak asing lagi bagi sebagian besar ummat Islam. alasannya, beliau merupakan bagian istri dari Nabi Saw. Sebelum merid, Nabi Saw telah memperoleh berita bahwa Aisyah RA kelak akan jadi pasangannya di dunia maupun di akhirat. Selain itu, Aisyah RA juga akan jadi penyejuk mata dan pelipur lara bagi beliau.

Dari Aisyah RA berkata, Nabi Saw pernah bersabda, “Suatu hari Jibril memperlihatkan (terhadap Nabi Saw) gambar Aisyah pada secarik kain sutra berwarna hijau sembari menjelaskan, “Ia ialah calon istrimu kelak, di dunia dan di akhirat.” (HR. At-Tirmidzi)

Bukan sembarang istri, karena rupanya Aisyah RA mempunyai berbagai macam keistimewaan. Bahkan Aisyah RA juga merupakan istri kesayangan Nabi Saw. Lalu apa saja keistimewaan yang dipunyai Aisyah RA selaku istri dari Nabi Saw?

Keutamaan pertama dari Aisyah binti Abu Bakar As Siddiq ialah jadi istri yang paling digandrungi oleh Nabi Saw. Suatu waktu Amr bin al-Ash menanyakan terhadap Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Wahai Rasulullah, siapakah insan yang paling engkau cintai?” Beliau menjawab, Aisyah.” “Dari kalangan laki-laki?” tanya Amr. Beliau menjawab, “Bapaknya.” (HR. Bukhari dan Muslim)Kedua, Aisyah RA merupakan satu-satunya gadis yang dinikahi oleh Nabi Saw. Aisyah pernah berkata, “Saya sudah diberi sembilan perkara yang tak diberikan terhadap seorang pun sesudah Maryam. Jibril sudah memperlihatkan gambarku tatkala Nabi Saw disuruh untuk menikahiku, beliau menikahiku tatkala saya masih gadis dan tidaklah beliau menikahi seorang gadis kecuali diriku, beliau meninggal dunia sedang kepalanya berada dalam dekapanku serta beliau dikuburkan di rumahku, para malaikat menaungi rumahku, Al-Quran turun sedang saya dan beliau berada dalam satu selimut, saya ialah putri kekasih dan sahabat terdekatnya, pembelaan kesucianku turun dari atas langit, saya lahir dari dua orang tua yang baik, saya dijanjikan dengan ampunan dan rezeki yang mulia.” (Al-Hujjah Fi Bayan Mahajjah (2/398))

loading...

Ketiga, Aisyah RA merupakan istri yang terlalu smart, berwawasan luas, setia, full cinta dan penebar kedamaian. Aisyah RA mempunyai kepandaian dalam ilmu fiqih, kedokteran, dan syair. Dengan begitu, Aisyah RA ialah istri Nabi Saw yang paling paham soal agama dan paling tinggi ilmunya dibandingkan istri-istri Nabi Saw serta seluruhnya kaum muslimah. Berkata Abu Musa al-Asy’ari, “Tidaklah kami kebingungan soal suatu hadits lalu kami menanyakan terhadap Aisyah, kecuali kami memperoleh respon dari sisinya.” (HR. At-Tirmidzi)

Ke-4, Aisyah RA mempunyai keutamaan di atas perempuan-perempuan lainnya. Sebagaimana disebutkan dalam hadis berikut ini. Dari Abu Musa Al-Asy’ari, Nabi Saw bersabda, “Tidak sedikit pria yang sempurna, dan tak ada wanita yang sempurna kecuali Maryam binti Imran, Asiah istri Fir’aun, dan keutamaan Aisyah atas wanita lain ialah seperti keutamaan bubur atas makanan lainnya.” (HR. Bukhari)

Kelima, Aisyah dibela kesuciannya dari langit ketujuh ketika ia memperoleh tudingan zina yang dilontarkan oleh orang-orang munafik. Allah menurunkan 16 ayat secara berurutan yang mempersaksikan kesucian Aisyah dan menjanjikan Aisyah dengan ampunan serta rezeki yang baik. Sampai Aisyah pun menjelaskan, “Sesungguhnya perkara yang menimpaku atas diriku itu lebih hina bila sampai Allah SWT berfirman tentangku melalui wahyu yang akan selalu dibaca.” (HR. Bukhari)

Lalu yang terakhir, Nabi Saw ketika sakit dan menjelang meninggal dunia memilih untuk tinggal di rumah Aisyah RA. Bahkan Nabi Saw ketika itu meninggal di pangkuan Aisyah yang ketika itu baru berumur 18 tahun dan Beliau Nabi Saw dikuburkan di rumah Aisyah RA. Sedangkan Aisyah RA sendiri meninggal dunia pada tahun 58 H dan dimakamkan di pekuburan Baqi.  Demikianlah betapa Aisyah RA dinilai begitu utama oleh Nabi Saw sampai akhir hayatnya.

Wallahu a’lam.

loading...

Source by Ahmad Naufal

Loading...

You might like

About the Author: Ahmad Naufal

KOLOM KOMENTAR ANDA :