Home / Fikih Islam / Qoul atau Pendapat Ulama dalam Madzhab Syafi’iyyah

Qoul atau Pendapat Ulama dalam Madzhab Syafi’iyyah

ISTILAH PENDAPAT ULAMA DALAM MADZHAB SYAFI’IYYAH. Tulisan di bawah ini telah disarikan dari kitab Fiqhul Islam karya Dr. Wahbah az Zuhaili.

Ini adalah metode Imam Nawawi tentang pendapat- pendapat (qoul, wajah) dari ulama yang bermadzhab Syafi’i dan cara memprioritaskannya.

Beliau Imam Nawawi mengistilahkan pendapat Imam Syafi’i dengan kata-kata Qoul/Aqwal. Dan pendapat ulama yang mengikuti madzhab syafi’i dengan kata- kata Wajah/Awjuh. Sedangkan perbedaan periwayatan madzhab lain yang diakomodir ke madzhab Syafi’iyyah di istilahkan dengan Thoriq/Thuruq. Jadi kesimpulannya:

–  Qoul / Aqwal       : Pendapat Imam Syafi’i

–  Wajah / Awjuh   : Pendapat ulama Syafi’iyyah yang berlandaskan kaidah dan metode ushul fiqh Imam Syafi’i.

–  Thoriq / Thuruq : perbedaan periwayatan madzhab lain yang diakomodir ke madzhab Syafi’i (Red. memasukkan pendapat madzhab lain ke madzhab Syafi’i)

Catatan redaksi: Dalam Bahasa Indonesia Qoul / Aqwal, Wajah / Awjuh dan Thoriq / Thuruq mempunyai satu arti yakni: pendapat.

Al Adzhar (الأظهر)        : Pendapat paling kuat berdasar metode ushul fiqh yang di ambil dari perbedaan satu atau dua qoul Imam Syafi’i. Dan perbandingannya adalah Dzohir (ظاهر).  Dalam muqoddimah kitab Al Bayan Juz 1 hal 57 Syeh Ibnu hajar mengistilahkan Al Adzhar dengan kata- kata Al Mu’tamad (على المعتمد). Dalam muqoddimah kitab Najmul Wahhaj definisi Al Adzhar Menunjukkan 4 pengertian:

1. Terdapat perbedaan pendapat (Khilafiyah).

2. Dalam suatu pendapat ada yang diunggulkan (Rojih).

3. Khilafiyyah tersebut hanya antar pendapat Imam Syafi’i.

4. Cukup jelas perbandingannya (Al- Muqobil) ditinjau dari dalil dan ilatnya walaupun yang menjadi sandaran (Al- Mu’tamad) untuk berfatwa dan hukum adalah yang Al- Adzhar.

Al Masyhur (المشهور)      : Pendapat yang di ambil dari dua atau lebih qoul Imam Syafi’i, yang perbedaanya tidak kuat. Dan perbandingannya adalah ghorib (غريب). Jadi kesimpulannya Qoul Al Adzhar dan Al Mashur adalah pendapat dari Imam Syafi’i. Dalam muqoddimah kitab Najmul Wahhaj definisi Al Masyhur Menunjukkan 4 pengertian:

1. Terdapat perbedaan pendapat (Khilafiyah).

2. Dalam suatu pendapat ada yang diunggulkan (Rojih).

3. Lemahnya qoul perbandingannya (Al- Muqobil).

4. Khilafiyyah hanya antar pendapatnya Imam Syafi’i sendiri.

Al Ashoh (الأصح)  : Pendapat yang diambil dari dua atau tiga lebih wajah yang perbedaanya kuat. Dan perbandinganya adalah Shokhih (صحيح). Dalam muqoddimah kitab Al Bayan Juz 1 hal 57 Syekh Ibnu hajar mengistilahkan Al Ashoh dengan kata- kata Al Aujuh (على الأوجه)

As Shokhih (الصحيح)      : Pendapat yang diambil dari dua atau tiga lebih wajah yang perbedaanya tidak kuat. Dan perbandinganya adalah Dlo’if (ضعيف). Jadi kesimpulannya Al Ashoh dan As Shokhih adalah Pendapat ulama Syafi’iyyah yang berlandaskan kaidah dan metode ushul fiqh Imam Syafi’i.

Al Madzhab (المذهب)       : Pendapat yang diambil dari dua atau tiga lebih Thoriq (pendapat madzhab lain yang diakomodir ke madzhab Syafi’) Seperti ada sebagian ulama meriwayatkan satu masalah dengan khilaf dua qoul atau dua wajah, dan ulama tersebut memastikan kebenaran salah satunya.

Catatan:

– Menurut Syekh Ibnu Hajar sangat tidak di perbolehkan mengamalkan pendapat Dlo’if (lemah) yang bertentangan dengan Al Madzab

– Dalam muqoddimah kitab Najmul Wahhaj definisi Al madzhab sebagai berikut: Suatu istilah yang menunjukkan adanya khilaf yang masih mengandung beberapa kemungkinan antara pendapat- pendapatnya imam Syafi’i atau beberapa pendapat pengikutnya, ataupun tersusun dari keduanya, namun terkadang Imam Nawawi dalam sebagian permasalahan mengistilahkannya dengan ﭐلمنصوص,  في قول أو وجه, atau وكذا.

An Nash (النص)   : Fatwa tertulis dari Imam Syafi’i. Dan perbandingannya adalah wajah Dlo’if atau Mukhorroj (pendapat ulama yang dianggap lemah atau sudah keluar dari metodologi Imam Syafi’i)

Al Jadid (الجديد) : Pendapat Imam Syafi’i yang berupa fatwa atau karangan kitab waktu beliau bermukim di mesir. Dan yang meriwayatkan adalah: Imam Buwaithi, Imam Muzani, Imam Robi’, Imam Kharmalah, Imam Yunus bin Abdul A’la, Imam Abdulloh bin Zubair dan Imam Muhammad bin Abdulloh dsb.

Dalam muqoddimah kitab Najmul Wahhaj definisi Al Masyhur Menunjukkan 4 pengertian:

1. Adanya khilafiyyah qoul Qodim.

2. Pendapat yang diunggulakan adalah qoul Jadid.

3. Khilafiyyah hanya antar pendapat Imam Asy- Syafi’i.

4. Muqabilnya (perbandingan) adalah qoul Qodim.

Al Qodim (القديم) : Pendapat Imam Syafi’I yang berupa fatwa atau karangan kitab (Kitab Al Hujjah) waktu beliau bermukim di Iraq. Dan yang meriwayatkan adalah: Golongan dari ulama yang paling masyhur Imam Ahmad bin Hambal, Imam Za’faroni, Imam Karobisi dan Imam Abu tsur.

Dalam muqoddimah kitab Najmul Wahhaj definisi Al Qodim Menunjukkan 4 pengertian:

1. Adanya khilafiyyah dengan qoul Jadid.

2. Lemahnya qoul Qodim (Marjuh).

3. Khilafiyyah antar pendapat Imam Syafi’i sendiri.

4. Perbandingannya adalah qoul Jadid dan yang di amalkan adalah qoul Jadid.

Catatan: Imam Syafi’i telah mencabut qoul qodim, sehingga ulama sepakat tidak memperbolehkan menggunakan qoul qodim, kecuali 17 masalah yang tetap di pertahankan oleh  ulama. Malah dalam kitab Bujairimi ‘Alal Khotib juz 1 hal: 48. Ada 20 an masalah yang tetap di pertahankan dan di buat pijakan hukum oleh ulama.

Sebagian masalah dari qoul Qodim yang masih di pergunakan oleh sebagian ulama:

1. Tidak wajib menjauh dari najis pada air yang tidak mengalir atau Tidak wajib menjauhi dari najis di dalam air yang telah mencapai dua qullah (174,580 liter/ kubus ukuran + 55,9 cm).

2. Sunnah mengucapkan taswib (ﭐلصَّلَاةُ خَيْرٌ مِنَ النَّوْمِ) pada adzan. baik adzan pertama atau kedua.

3. Wudlu tidak batal dengan menyentuh mahrom.

4. Air mengalir yang terkena najis, tetap suci apabila tidak berubah.

5. Bersuci pakai batu tidak cukup apabila air kencing menyebar ke mana- mana.

6. Sunnah melaksanakan sholat isya awal waktu.

7.  Waktu sholat maghrib tidak habis dengan sholat 5 rokaat (Berakhirnya waktu Maghrib sampai hilangnya mega yang berwarna merah).

8. Makmum tidak di sunnahkan baca surat pada rokaat ke 3 dan 4 (ini khusus untuk orang yang pertama melakukan sholat dengan cara sendirian, kemudian dia niat berjamaah karena ada sholat jamaah).

9.  Makruh memotong kuku mayit.

10. Tidak memandang nishob dalam harta karun.

11. Sarat takhallul pada haji dengan udzur sakit.

12. Haram memakan kulit bangkai yang telah di samak.

13. Sayid wajib dihad (hukuman), karena menyetubuhi mahrom yang menjadi budak.

14. Di perbolehkannya persaksian anak atas orangtua.

15. Sunat bagi ma`mum mengeraskan bacaan Amin dalam shalat Jahriyyah (shalat yang disunatkan mengeraskan bacaan).

16. Sunat membuat tanda batas dalam shalat ketika tidak ada pembatas di depannya.

17. Diperbolehkan bagi orang yang melakukan shalat tidak berjama’ah, untuk niat ma`mum di tengah- tengah pelaksaan shalatnya.

18. Ahli waris boleh mengqodlo`i puasa keluaganya yang meninggal dunia.

19. Boleh memaksa syarik (orang yang mempunyai hak bersama) untuk membangun dan merehab barang yang rusak.

20. Mahar (mas kawin) yang belum diserahkan kepada istri ketika rusak harus diganti dengan Dlomanul Yad (ganti yang ditetapkan syara’) artinya kalau barang tersebut termasuk mitsli (bisa ditimbang atau ditakar) wajib diganti dengan barang sejenis, kalau mutaqawwam (selain mitsli) wajib diganti dengan harga standar.

Qil (قيل)        : Pendapat yang dianggap lemah dari ulama Syafi’iyyah yang berlandaskan kaidah dan metode ushul fiqh Imam Syafi’i. Dan perbandingannya bisa Al Ashoh atau As Sokhih.

Dalam muqoddimah kitab Najmul Wahhaj definisi Qil Menunjukkan 4 pengertian:

1. Khilafiyyah antara pengikut Imam Syafi’i.

2. Khilafiyyah hanya melibatkan pendapat (ﭐلوجه) dari pengikut Imam Syafi’i.

3. Lemahnya pendapat ini.

4. Perbandingannya  (Muqobil) diungkapakan dengan  menggunakan istilah Al Ashoh atau Ash Shohih.

Wallohu a’lam

Oleh: Lasykar Aula 

60 comments

  1. Abu kan'an al Kadiriy

    Akhir2 ini ada kecenderungan Wahabi mengacak-acak fikih madzhab Syafi’iyyah, kalau tidak waspada di masa2 mendatang akan ada kekacauan di antara sesama penganut madzhab Syafi’i.

    Contohnya adalah gambar di postingan, kitab Al Umm pun sudah diringkas oleh Wahabi Indonesia. Mereka bukan pengikut Syafi’iyyah tetapi lancang meringkas kitab Al Umm, untuk apa?

    Maka sejak sekarang waspadalah wahai para santri Aswaja, jangan kebanyakan tidur agar kalian nantinya tidak berantem sendiri akibat terkena fitnah Wahabi ini. Hati2 dg “Ringkasan Kitab Al Umm (3 jilid lengkap) – Pustaka Azzam Kampung Melayu Jakarta Timur”.

  2. terimaksh ust laskar aula, artikelnya sangat bermanfaat buat saya sgb seorang penuntut ilmu.

    Lain kali tolong kalau sempat bikin artikel tentang tauhid versi aswaja, sebab maslah ini di internet kebanyakan penjelasannya dikuasai versi tauhid Wahabi / tauhid 3.

  3. @Abu kan’an al Kadiriy says: Hati2 dg “Ringkasan Kitab Al Umm (3 jilid lengkap) – Pustaka Azzam Kampung Melayu Jakarta Timur”.
    tolong di jelaskan / di info mana yang harus hati-hati ?

    • Abu kan'an al Kadiriy

      hasyim@

      al Umm adalah kitab rujukan fikih yg merupakan pendapat Imam Syafi’i. Nah, yang kita harus hati2 terhadapnya adalah “hasil ringkasannya”, karena yg meringkas bukan penganut mazhab Syafi’iyyah. Apa tujuannya mereka ini bukan bermazhab Syafi’i tapi usil meringkasnya, sekali lagi apa tujuannya?

      Makanya dari pihak NU seharusnya meneliti, siapa tahu hasil ringkasannya justru menyimpang dari apa yg dikendaki oleh Imam Syafi’i.

      Kita tahu sudah bukan rahasia lagi, Wahabi demen banget memfitnah Imam Syafi’i, dengan menyalah-artikan pendapat2 Imam Syafi’i dengan tujuan menghanantam muslim bermazhab Syafi’i.

  4. nasir eks wahabi

    @hasyim,
    Pustaka Azzam memang salah satu dari sekian banyak penerbit wahabi, yg suka merubah dan memalsu kitab2 ulama klasik Aswaja yang tekenal dan mempunyai nama besar termasuk Al Umm-nya Imam Syafi’i semua penerbit wahabi di danai besar2an oleh dinasti Saud, untuk jelasnya ini link daftar penerbit wahabi :

    http://ummatipress.com/2012/05/29/daftar-penerbit-wahabi-dari-berbagai-variant-wahabi-di-indonesia/

  5. Kalau soal urusan tahrif Kitab sih wahabi memang jagonya. Wong menurut wahabi hal itu dibolehkan koq. Ana usul gimana kalau dibuat saja sebuah website Khusus yg berisi daftar Kitab2 yang telah dipalsukan dan diubah-ubah oleh Wahabi dari versi aslinya berikut bukti scan dan penejlasannya. Setiap ada buku atau kitab baru yg sudah diacak-acak wahabi maka ditambahkan /ditampilkan di website tersebut. Sehingga ummat tahu Kitab mana dan terbitan mana saja yg isinya sudah ASPAL (sekecil apapun perubahan itu). Selain itu supaya ummat juga sadar bahwa faham wahabi ini bukanlah asli bersumber dari salaf sebagaimana klaim mereka, sehingga tidak banyak lagi yang jadi korban akibat cara2 curang dan tidak amanah yg dilakukan oleh sekte ini.

  6. @Abu kan’an al Kadiriy , @nasir eks wahabi ,
    Terima kasih info nya Walaupun belum detail ( hanya sebatas saja ) dan Akan lebih baik / bermanfaat buat saya ( karena buku itu sudah saya beli 4 tahun yang lalu ) bila ada suatu pembanding sesama terjemahan kitab tsb ( misal nya ada yang dari ASWAJA menterjemahkan kitab tsb ) atau ada refensi buku yang lain ?

    Wassalam

  7. nasir eks wahabi

    Ada buku baru, terjemahan karya Ulama yang baru saja Syahid di Syiria :

    Judul buku : Menampar Propaganda “Kembali kepada Qur’an” Keruntuhan Argumentasi Paham Anti Madzhab dan Anti Taqlid [Plus! Transkrip Perdebatan dengan Nashiruddin al Albani, Tokoh Wahabi Anti-Madzhab]
    Penulis : Dr. M. Sa’id Ramadhan al-Buthi
    ISBN : 979-98452-1-1
    ISBN 13 : 978-979-98452-1-4
    Jmlh. Halaman : 220 hlm.
    Kertas/Ukuran : HVS/ 14,5 x 21 cm
    Cetakan : I, 2013
    Kategori : Islam Kontemporer/Kontroversi
    Penerbit : Pustaka Pesantren
    Harga : Rp.45.000,-

    Kalau mau lihat resensinya dan cover bukunya ini link :

    http://www.sarkub.org/2013/04/buku-syech-al-buthi-menampar-sekte-anti.html#more

    Wassalam.

  8. Boleh tahu Lasykar Aula itu nama ustadz apa nama samaran? begitu juga ustadz syahid apakah bisa ditemui dan beliau dimana sekarang. Saya bolak-balik mencari profile ustadz2 tersebut di web ini tapi nihil. Karena saya barusaja ditanya oleh teman kantor (wahaby) disebelah, dan setelah saya cek, semacam abusalafy, salafytobat koq juga sepertinya nama samaran semua, sedangkan saya pernah lihat web2 wahaby mereka terang2an memasang nama ustadznya dan bahkan ada nomer teleponnya.

    Maaf saya sedang galau begitu teman saya itu menjelaskan mengenai wahaby dan apa itu Aswaja yg saya kenal selama ini. mohon pencerahannya ustadz

  9. nama kun-yah saya mas…. saya hanyalah santri di sebuah pondok kecil daerah nganjuk…. masih mencari ilmu. jadi belum layak apalagi pantas di sebut ustadz, mengenai alamat saya. panjenengan tinggal nge-klik nama saya. insya alloh akan meluncur ke tempat saya belajar. diatas saya masih ada pengurus, guru, gus-gus dan kiai-kiai saya yang saya hormati dan ambil ilmunya…. dan harapan saya disini hanyalah “menghilangkan kebodohan yang tidak pernah sirna” seraya meminta ridlo Alloh.
    wallohu a’lam….

    • alhamdulillah… syukron utatzd Lasykar, mantab dah. Saluuut…. dg kerendahan hatimu (tawadhu’), barokallohu fik.

  10. test test test…… assalamu’alaikum, apa kabar teman2 semuanya?

  11. alhamdulillah sudah bisa lagi, maju terus pantang menyerah, semoga tak ada error lagi, terimakasih mas admin.

  12. Alhamdulillah..akhirnya blog rujukanku dah pulih kembali..
    Assalamu’alaikum para ustadz ustadzah..semoga senantiasa dalam lindungan Alloh..
    Aamiin..
    Numpang ngaji..

  13. Saran saya utk rekan2 Aswaja semua… (Mudah2an Admin Ummati bisa memfasilitasi)

    Sudah saatnya membentuk suatu komunitas Aswaja (atau komunitas muda Aswaja) se-Indonesia, sebagai langkah, upaya dan sumbangsih kita terhadap saudara-saudara kita yang lain (khususnya saudara2 Aswaja yg bisa jadi keilmuannya masih belum kuat dalam berargumen) dalam menjaga dan memegang teguh Akidah Ahlussunnah wal Jama’ah yang benar. Sedangkan (utk saudara-saudara non-Aswaja) mudah-mudahan mereka dapat melihat kebenaran dan kemurnian akidah Aswaja yang benar (Yang bersanad sampai ke Rasululloh SAW)… yang berbeda dengan akidah mujassim, musyabbih, dan akidah sesat lainnya…

    Hal ini penting, mengingat kondisi ummat saat ini banyak yang tidak mengerti Islam secara menyeluruh… Sehingga apapun yang dijargonkan “sesuai sunnah” atau “berlandaskan islami” dianggap sudah merefleksikan islam yang benar dan sebenarnya… Padahal bisa jadi hal tersebut tidak sepenuhnya sesuai dengan nilai-nilai islam yang benar ala Rasululloh dan generasi terbaik dahulu…

    Perlu diperhatikan juga, pola penyebaran mereka lewat anak-anak muda (pelajar dan mahasiswa) yang notabene kurang atau bahkan tidak tahu sama sekali tentang Islam… Sehingga banyak dari mereka yang terpengaruh akibat kurang ilmu mereka…

    Mungkin bisa dilakukan beberapa cara berikut ini:
    1. Misalkan dibuat member komunitas Aswaja Se-indonesia di blog ummati ini, nanti tiap member aswaja yang menjadi anggota daftar dan dapat no id
    2. Setelah itu nanti dibagi regional dengan koordinator areanya (Misalnya: koordinator DKI (mas Ahmad Syahid), Ko. Jatim (Mas Lasykar), Ko. Jabar (Kang Ucep), Ko. Jateng (Mas Agung) dst….)
    3. Nah, nanti tiap member bisa dikirim soft copy semua tulisan2 di blog ini dalam bentuk pdf atau word (lewat email) sehingga bisa diprint out dan disebarkan kepada masyarakat sehingga mudah2n bermanfaat
    4. Nah, nanti juga klu ada member yang mau sodaqoh untuk dakwah bisa dikoordinir dan bisa dibuat buku dari tulisan2 ini untuk kemudian diberikan kepada masyarakat atau DKM2 diseluruh Indonesia yang saya yakin akan bermanfaat… (Tentunya dengan izin dan minta pengantar dari MUI atau ulama2 yang dianggap mumpuni kapasitas keilmuannya)… atau bisa juga untuk sodaqoh tambahan biaya perawatan blog ini supaya tetap eksis dan berkembang…

    Demikian, hanya sekedar saran agar informasi yang bermanfaat di blog ummati ini bisa secara lebih massive (besar) bisa diketahui oleh masyarakat banyak, dan semoga bisa memberikan banyak manfaat untuk semuanya…. sebagai bagian dakwah dan saling nasihat menasihati kita terhadap saudara muslim yang lainya… tentunya dengan cara yang khas ahlussunah wal jama’ah sebagaimana yang dicontohkan nabi, sahabat dan generasi terbaik dahulu… yang santun, baik, ilmiah dengan hujjah yang kuat dan bersanad, sebagai kepanjangan dari Nabi, Sahabat, tabiin, imam-imam besar sampai dengan ulama2 besar saat ini… dan penuh dengan kerendahan hati demi mengharap ridho Allah Semata…

    Sukses selalu utk teman2 Aswaja dan Ummati…

    • Terima kasih usulannya, Mas Yuyu, insyaallah nanti akan kami bahas semoga bisa direalisasikan.

    • udah ada kok m…kami di grup Facebook PISS KTB sudah membentuk wadah bhkan kami sudah mempunyai website yang berisi diskusi2 kami dalam permasalahan2 islam lengkap dengan ibarotnya
      untuk masalah kumpul2 n kopdar jgn tanya deh….sering bgt lho kumpul2nya…

  14. @Yuyu
    Bagus tuh idenya mas Yuyu, kita kaum muda Aswaja harus lebih berani tampil dgn gerakan2 macam idenya mas Yuyu, Lihat tuh harokah Tarbiyah, yg beraviliasi ke bulan Sabit bolak – balik, kader2nya militan banget walau dgn ilmu agama yang dibilang masih dibawah level santri, tapi mereka cukup solid dan militan menggarap anak2 remaja/sekolahan dari SMA sampai PT dgn Rohis dan LDK-nya. Salut deh. Sementara kita masih cukup berbangga sih dgn adanya pesantren2. tapi ingat lho mas2 mbak2, nama pesantren sudah dibajak juga, tidak mngajarkan sbgmana pesantren tradisional pada umumnya. Apa kita lalu tinggal diam????.

  15. Sangat setuju..!!

  16. alhamdulillah … syukron kepada mas admin yang tak pernah menyerah.. jazaakumulloh ahsanaljaza’..amin

  17. Koq ummati sering ngadat sih?
    Kurang pinter IT-nya? Kurang dana? apa kurang berkah?

    • ummu hasanah@

      yang jelas, kami melihat ini sebagai ujian dakwah, hanya ridho Allah yg kami harapkan. Apa pun hasilnya apakah berbuah hidayah atau sebaliknya bagi mereka yang mendengar dakwah kami, semuanya kami serahkan kepada Allah swt. Laa haula walaa quwwata illa billah….

    • Ni si wahabi betina yg namanya ummu hasanah kok pertanyaannya melecehkan ummati banget ya?Katanya kalian pahlawan tauhid pembasmi syirik?Al firqotunnajiyah?

  18. @Ummu Hasanah
    Ada beberapa hal yang harus antum pahami:
    1) Tidak ada paksaan dalam dakwah kami Ahlussunnah Wal Jamaah sebagaimana telah dicontohkan oleh Nabi, sahabat, dan ulama2 besar kami dalam berdakwah.. (Hanya menyampaikan yang benar, bersanad, dengan hujjah yang kuat dan shohih, dan dengan cara yang santun… setelah itu adapun hidayah thd orang tersebut adalah Allah SWT yang menentukan)…. Jadi antum mau meyakini dan mengimani Aqidahnya salafi wahabi (tauhid 3) sampai antum tutup usia… sama sekali itu hak antum sendiri…, yang nanti antum sendiri yang akan mempertanggungjawabkan semuanya dihadapan Allah SWT… Benar atau Tidaknya….
    Tugas teman2 Aswaja di sini, hanya mencoba menjelaskan Agama Islam (termasuk konsep tauhid yg benar).. yang pemahamannya (matan/konten) dan sanad keilmuannya terjaga dari Nabi, Sahabat, Tabiiin, Imam2 besar, s.d ulama2 mu’tabar saat ini…. (Hal ini adalah perintah hadits nabi, ” ‘alaikum bisunnati… dst….. “al ulmaa u warasatul anbiyaa…dan lain-lain)
    Bukankah dalam setiap diskusi konsep teman2 salafi/wahabi itu rapuh, kontradiktif, salah pasang dalil, dan tidak dapat mengalahkan dalil teman2 Aswaja?
    Tidakkah antum bertanya thd diri sendiri kenapa? Jawabannya karena Nabi melalui para sahabat dan imam2 besar telah memberikan konsep dan pemahaman yang benar mengenai agama ini lewat orang2 pilihannya (imam2 mu’tabar dan ulama2 yg salih) lewat jalur dan sanad yg terpelihara… Dan ingat Allah SWT sendiri yang akan menjaga agama ini s.d. hari akhir…
    Jadi cobalah untuk melihat kebenaran dan bukan “pembenaran”…

    2) Semakin antum mengeluarkan kata2 dan kalimat yang tidak sepantasnya, maka itu semakin terlihat karakter antum yang sebenarnya. Cobalah melihat ke dalam diri sendiri, apakah perilaku tersebut ciri seorang muslim dan mukmin yang dicontohkan nabi yg mulia?

    Demikian dan mudah2an bisa mencerahkan antum…. Tp lagi2 hidayah sebenarnya hanya milik dan kewenangan Allah SWT… Allah lah yang menghendaki siapa yang diberi petunjuk oleh-Nya dan siapa yang tidak….

    Wallahu’alam

  19. @Mas Yuyu, saya sangat setuju sekali. @Ummu Hasanah itu hanya melihat “kekurangan orang lain menurut kacamata dia” tanpa pernah mau introspeksi. Mungkin karena Dia ditinggal suami karena perkawinan ala Wahabi yang membolehkan kawin dengan niat cerai. Sehingga orang lain jadi sasarannya. Menyalahkan orang lain melulu, bahkan menuduh Aswaja sebagai Jahmiyah.

    • ummu hasanah@,
      Biarpun kami (ummati dan seluruh Umat Islam Aswaja), kurang pintar dan kurang dana – maklum dana minim dari kocek sendiri – tidak seperti kalian para wahabiyun yg pintar2 dan dananya disokong dinasti saud secara besar-besaran, tapi kami tidak tertipu dengan firqah menyimpang wahabi yg ngakunya Islam paling murni, walau kami tidak pintar Insaya Allah kami tidak bisa dikadalin seperti kalian yg pintar2 tapi otak pintarnya didoktrin manut saja…..ha ha ha pintar kok mudah ditipu sama dinasti saud atau demi fulus hati dan otaknya dibiarkan mandul padahal ngakunya pintar lho…… ha ha ha kacian deh lho

  20. Infaq yg ada pd kami dikelola sangat fokus mas Nasir. Khan enggak ada pengeluaran utk Sewa qosidah (dangdut Islami katanya) enggak sewa marawis, enggak beli sesajen, enggak beli umbul-umbul, de el el… jadi fokus utk dakwah saja…Ini lebih tepat mas Nasir.

    • Hilamalia Salamah

      ummu hasanah,
      kenapa anda dan kaum anda berkayakinan Allah bertempat di langit? Benarkan ini ajaran Allah dan Rasulullah Saw? Atau ini ajaran mazhab Hawa Nafsu?

  21. @ummu hasanah
    Infaq yg ada pd kami dikelola
    sangat fokus mas Nasir. Khan
    enggak ada pengeluaran utk Sewa qosidah
    (dangdut Islami katanya) enggak sewa
    marawis, enggak beli sesajen, enggak beli
    umbul-umbul, de el el… jadi fokus utk
    dakwah saja…Ini lebih tepat

    saya:
    dalam berda’wah kami punya beberapa metode
    1. dengan cara halus, metode ini kami peruntukan bagi mereka yang sangat awam, bahkan kami terkadang membiarkan kemungkaran yang mereka lakukan asalkan mereka mau mengucapkan syahadatain dan menjalankan sholat. dan metode ini kami ambil dari siroh sayyidina muhammad biasanya melalui kegiatan maulidan dan dari ulama’2 mu’tabar. dan ternyata metode ini sangat ampuh..
    2. metode keras . metode ini kami peruntukan kepada mereka yang telah lama mengenal islam. namun untuk metode inipun kami belum berani langsung mengambil hukum dari al-Qur’an biasanya kami menggali dari rumusan2 yang telah di bukukan oleh para fuqoha’, hal ini kami ambil bukan tanpa sebab, karena kami merasa masih sangat jauh dalam hal kemampuan menggali hukum langsun dari nash, tidak seperti kalian wahabiyun yang dikit2 al-Qur’an dikit2 alhadist sehingga benar apa yang disampaikan aswaja “obral dalil” bahkan hal yang kalian lakukan terkesan melecehkan nash (DENGAN KEMAMPUAN SECUIL SUDAH BERANI MENGGUNAKAN AL-QUR’AN DAN ALHADIST)
    dawuh guru saya: meja berasal dari kayu, bukan berarti kalau kita ingin mendapatkan meja kita langsung pergi kehutan, orang yang cerdas pasti akan pergi ke toko meubel…
    kami aswaja selalu menjaga etika, adab, tatakrama terhadap guru2 kami, kiyai2 kami, ulama’2 kami para habaib, salafussholih..dst…
    jika kalian wahabiyun nenuduh kami sesat..ahli bid’ah.. kuburiyun.. ahli qosidah (dangdut islami) tukang sesajen de el el… maka hanya satu pertanyaan kami SUDAH BERAPA ORANG YANG KALIAN ISLAMKAN???? bandingkan dengan wali 9 yang telah meng-islamkan hampir orang se asia…

  22. Yang cerdas dong ah.. malu dong. Masa’ sih dangkal banget…(jadi bisa dikira-kira nih..keilmuannya)
    -Alfeyd : wali 9 meng-Islamkan orang hampir se Asia….(hah?) – pikirin lagi ah statementnya..supaya kelihatan cerdas.
    – Hilamalia : Allah “bertempat” ? (hah?) kebodohan jangan dijadikan modal utk memfitnah dong…

  23. @umuhasanah, makin keliatan bodohnya kamu hehehe
    yang namanya “hampir” itu ya hampir dalam artian tidak semua orang se asia atau dalam artian sebagian orang asia berhasil di islamkan oleh wali 9 ….
    contoh begini ada orang pergi dari semarang menuju banten kemudian temanya yang di banten tanya sudah sampai mana ? trus orang tadi jawab hampir sampai banten padahal dia baru samapai cirebon… apakah jawaban orang tadi salah???? mbok yao jeng ummu hasanah mikiiiiiir… nanggapi kalamnya makhluq yang masih sama2 satu bahasa saja udah belepotan… bagaimana kamu atau kaum kamu (wahabiyun) kok berani mengartikan al-Quran dan al-hadist…. sungguh aneh… mengingat dalam tata bahasa arab ada hatta bermakna ila, hatta bermakna illat de el el…

    • Ummu hasanah, merasa pintar, merasa mampu mengambil dan menggali hukum secara langsung dari Al Qur’an, merasa merekalah yang paling benar orang lain kafir penghuni neraka, merasa semua amal ibadahnya yang paling sesuai dengan qur’an dan hadis orang lain bid’ah, tapi nyatanya tidak lebih seperti katak dalam tempurung, membedakan “hampir” dengan “semua” saja tidak bisa……oh ummu hasanah betapa cerdas dan pintarnya dikau……ha ha ha.

  24. lucu…banget sih… ada orang berangkat dari semarang ke banten. eh baru sampe cirebon, ngakunya udah hampir sampe….hwa…hwa…hwa…
    Aduh..maaf ya… sy enggak tahu kl kamu cuma segitu aja. semula sy kira kamu biasa-biasa aja..eh ternyata luar biasa

    • oh ummu hasanah betapa cerdas dan pintarnya dikau, membedakan “hampir” dengan “semua” saja tidak bisa, tapi gampang saja membodohkan orang lain, betapa pintarnya dikau sehingga didoktrin dan dibodohi sama ajaran menyimpang “wahabi” laknatullah mau saja, apakah dikau mendapatkan fulus dari arab saudi atau memang dikau itulah misionaris wahabi, demi dapur ngebul sehingga kepintaranmu jadi tumpul ……. ha ha ha lucu ni ye (LC). kacian deh lu…..h ha ha

      • ha ha ha …… ummu hasanah yang dolalah, pendukung ajaran bid’ah wahabi laknatullah, itulah ummu sanah tapi dolalah, ngaku paling tauhid tapi kok tauhidnya dibagi tiga (trinitas) mirip dengan trinitasnya nasrani, kalo dia perempuan sudah pakai gamis pakai celana panjang lagi, pakai kaos kaki walau cuma pakai sandal jepit lantas celananya dinmasukkan ke kaos kaki….ha ha ha mau main bola ni ye, juga tidak lupa jilbabnya super besar sampai pantat, tidak lupa juga cadar, yg kelihatan cuma matanya aja….ha ha ha…..kayak ninja lagi mengintai musuh.

    • @ummu hasanah
      saya gak tanya lucu apa gak… yang saya tanya benar apa gak… monggo di jawab…

  25. Sungguh kasihan liat alfeyd ama nasir nih… ngotot aja yg dia bisa, mikir kenapa?
    kl dari semarang ke banten…trus baru sampe di cirebon bilangnya dah hampir sampe….gimana kl dia udah sampe jakarta ya..?
    Mungkin jawabnya banten udah lewat kali ya…

  26. @ummu hasanah raja ngeyel saya tanya benar apa gak…? oke saya kasih pilihan
    a. benar
    b. tidak benar
    apa sih sulitnya jawab??? hehehe
    saya sengaja mengajak saudari untuk lebih jeli dalam memahami arti lafadl per lafadl sehingga apa bila ada orang dalam kasus di atas memberikan jawaban seperti tadi (hampir = belum sampai tujuan / sebagin orang yang di islamkan wali 9) menurut sampean betul apa salah jawabannya… hehe
    saya buatkan ilustrasi lagi ya: ada orang mengisikan air kedalam gelas kemudian baru sampai separuh dia mengatakan “gelasnya hampir penuh” menurut sampean perkataan orang tadi benr atau salah..
    jawaban a. benar b. salah (silahkan di pilih)
    atau sampean punya anggapan bahwa kata “hampir” harus punya arti telah sampai… hehe.. ingat jeng paleng ngeyelan dalam mengartikan ucapaan orang lain harus meliat beberapa aspek… contoh lain begini: kata ” saya hampir mati memikirkan dirimu yang ngeyelan” apakah berarti orang yang mengatakan tadi telah sekarat??? hehe aneh
    begitu pula alQuran dan seharusnya untuk memahaminya tentunya lebih sulit lagi tidak seperti kalian ketika memahmi alQuran sperti membalik telapak tangan…
    langsung jawab ya… setelah itu baru sampean tanya insyaAlloh saya wab.. ingat jangan melebar dari pembahasan

    • Maklum saja Mas Alfeyd, sangking cerdasnya ummu hasanah logikanya melebihi orang lain makanya tidak sama logikanya dengan orang kebanyakan, tapi herannya sebegitu cerdasnya ummu hasanah ini kok mau ya didoktrin dan ditipu sama ajaran firqah menyempal wahabi atau karena begitu cerdasnya dia maka wahabi itulah yang diyakininya paling benar dan yang lainnya kafir dan halal darahnya untuk ditumpahkan.

  27. Alfeyd, kl isi air baru sampe setengah, mana jawaban yg lebih tepat : a. hampir penuh atau b. baru setengah. Jawablah dengan akal dan pikiran yg jernih. jangan pake emosi.

  28. @ummu hasanah yang saya tanyakan itu adalah benar atau salah??? tapi kayaknya ummu hasanah sudah mulai taslim terbukti dia mengatakan “lebih tepat” yang kalau di faham dengan metode mafhum maka akan tersirat arti tidak salah alias benar atau paling rendah “kurang tepat”. kesimpulannya ucapan tadi aialah tidaklah salah. sedikit kami paparkan metode ulama’ salaf versi aswaja, beliau2 ketika ingin mengungkapkan sebuah arti maka ada banyak metode di antaranya 1. dengan metode manthuq 2. metode mafhum (mafhum muwaqoh atau mafhum mukholafah) 3. asbabun nuzul dan tak kalah penting adalah arti dari lafadz per lafadz sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh waadhi'(masyarakat yang pertama kali menggunakan lafadz tersebut)
    oleh karena itu mbak umuhasanah.. sekali lagi kami ingatkan untuk memahami nash tidak serta merta seperti membalik telapak tangan.. akankah anti mau taslim?? wallohu a’lam..

  29. assalamu’alaikum…
    Ikut ngaji Ummati,semoga saya yg cuma pk hp g ksulitan dlm mengakses Ummati.

  30. Mas alfeyd dan kang Nasir , nggak usah di ladenin omongannya Ummu Hasanah , tidak akan memberikan faedah jika di perpanjang karena memang sudah jadi tabiatnya untuk memperkeruh suasana , tidak sepadan dengan kun-yah yang disandangnya …….HASANAH..

  31. betul mas mansyur.. dan saya curiga jangan-jangan2 dia tidak tau mksud dari namanya..?!
    umu hasanah.. umu hasanah..
    sampean kok koyok wong kabotan jeneng..

  32. Mas Alfeyd, bukankah yg sedang antum jelaskan itu ttg pendapat antum bahwa w9 yang meng-Islamkan orang hampir se-Asia menggunakan bahasa Indonesia?
    Apakah layak memahami bahasa Indonesia dengan kaidah bahasa yg lain?
    Kenapa sy ngeyel? krn pendapat antum itu telah mengecilkan peran para shahabat ridwanallahu ajma’in yg telah menyebarkan Islam ke seluruh penjuru dunia, termasuk Asia. Bukankan semua pusat perkembangan Islam (kecuali mesir) semuanya ada di Asia. Sedangkan W9 itu kebanyakan adalah para saudagar yg kebetulan beragama Islam.
    Jadi, cukuplah bagi kita utk mengatakan bahwa W9 berjasa menyebar agama Islam di Indonesia.

    • Cukuplah bagi kita untuk memahami bahwa, wahabiyun itu sekte bentukan yahudi laknatullah yang kerjanya mengadu domba memecah belah umat islam dan fahamlah bagi kita bahwa wahabi itu malapetaka dan bencana bagi umat Islam sedunia, cukup pula bagi kita mengetahui bahwa dinasti saud biangnya wahabi satu trah dengan yahudi alias masih keturunan zionis yahudi laknatullah.

      • Dan bagi anda pengikut wahabi serta kakitangannya di Indonesia tercinta ini adalah budaknya zionis yahudi yg dijadikan jongos untuk memporak porandakan umat islam di bumi nusantara tercinta ini, tidak sadarkah anda sudah dijadikan alat untuk menghancurkan Islam dan bangsa sendiri.

  33. ummu hasanah : Mas Alfeyd, bukankah yg
    sedang antum jelaskan itu ttg
    pendapat antum bahwa w9 yang meng-
    Islamkan orang hampir se-Asia
    menggunakan bahasa Indonesia?
    Apakah layak memahami bahasa Indonesia
    dengan kaidah bahasa yg lain?

    saya: sekali lagi saya tegaskan yang saya tanyakan benar apa salah? ??

  34. Ahmad Ziidan AlFikri

    Allah SWT lah yang menjamin kemurnian islam sejak Nabi Muhammad SAW wafat sampai akhir zaman nanti,bukan wahabi dkk.Wahabi muncul jauh setelah Nabi SAW wafat dan tiba2 menganggap golongan selain mereka sesat,,,berfikirlah yang jernih dengan tanpa emosi wahai para wahabiyun,kalian telah bertaqlid buta kepada ulama2 kalian khususnya dlm hal sesat menyesatkan,siapa2 yang disesatkan oleh abdulwahab,ibnu taimiyah,albani dkk kalian ikuti tanpa ada sedikitpun penolakan,tanpa mempelajari dl,terimalah kenyataan raja king abdullah slh 1 orang kebanggaan kalian sangat dekat dengan orang yahudi,mudah kok kalo pengen tau tinggal lihat di youtube.
    Jadilah umat yang membawa kedamaian bagi umat lain,terimalah perbedaan karena perbedaan adalah hidayah dari Allah SWT

  35. Ckckckck… .Mr. Wahaboy ke mana2 doyannya emang cari musuh ye… kalo mazhab horor yah kelakuannya kaya gini nih, kalo ga bikin ribut yah pasang bom, tapi bom nya cuma buat orang muslim… kabur ah takut… hehehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Video Ustadz Wahabi Syafiq Basalamah Sebut Dzikir Berjama’ah dengan Nyanyi Rame-rame

Video Ustadz Wahabi Syafiq Basalamah Sebut Dzikir Berjama’ah dengan Nyanyi Rame-rame. Sungguh keji dan jahat ...