Memeluk Istri seraya Berdoa, Etika Sebelum Melaksanakan Hubungan Suami-Istri

Memeluk Istri sambil Berdoa, Etika Sebelum Melakukan Hubungan Suami-Istri

Memeluk Istri seraya Berdoa, Etika Sebelum Melaksanakan Hubungan Suami-Istri

yang-harus-diperhatikan-sebelum-menikah

Berhubungan suami-istri bagi pasangan yang sah Adalah sebuah keniscayaan. Kecuali untuk mempererat hubungan antara suami dan istri, juga selaku bagian media untuk menyalurkan hasrat seksual dan fasilitas untuk menambah nasab.

Loading...
loading...

Tetapi, tidak serta merta mampu ditunaikan sekenanya. Para ulama memberikan beberapa tuntunan dan etika. Salah satunya ialah berdoa.

Bagi seorang suami hendaknya menaruh tangannya pada leher istrinya (memeluknya), seraya mengucapkan do’a “ Ya Raqib” sebanyak tujuh kali. Lalu ia membaca doa “Allahu Khoirun Hafidho Wa Huwa Arhamur Raahimin”.

Ada sebuah Penjelasan menjelaskan, “Niscaya Allah S.w.t. akan menjaga keluarganya (istrinya) dan ia tidak akan kuatir (cemas) atas terjadinya keburukan dari istrinya.

Bahwa anjuran membaca do’a tersebut, juga baik sekali diamalkan kepada anak kecil balita. Sebab sesungguhnya Allah Ta’ala, akan melindungunya berkat do’a tersebut.

Sumber: K. H. Misbah Musthofa, terjemah quratu al-‘uyun, hal 63-64, Al-Balagh. 1993.

Loading...

Source by Ahmad Naufal

loading...

You might like

About the Author: Ahmad Naufal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *