Membongkar Kebohongan Ismail Yusanto yang Menyebut HTI Tidak Mempunyai Bendera

HTI dan Tipu-tipu Bendera Tauhid

Membongkar Kebohongan Ismail Yusanto yang Menyebut HTI Tidak Mempunyai Bendera

Ismail Yusanto, Juru Bicara Eks HTI dalam video pendeknya yang diposting dalam akun twitternya menjelaskan bahwa “ Hizbut Tahrir Indonesia” tidak mempunyai bendera.

Terang pernyataan Ismail Yusanto ini ialah sebuah kebohongan.

Baca: Hukum Membakar Bendera HTI Menurut Ahli Hukum Islam (Fiqih)

Pernyataan Ismail ini memperoleh tanggapan dari Pegiat media sosial, Denny Siregar melalui akun twitternya: “Mereka ngeles itu bukan bendera HTI. Tuhhh… Gambarnya sebesar gajah.”

Denny Siregar mengatakan dengan tegas Walaupun HTI dengan licik menjelaskan bahwa mereka tidak punya bendera, tapi sebuah kubu, perkumpulan atau organisasi pasti membawa simbol untuk menyatukan mereka. Tanpa simbol mereka bukan apa-apa.

HTI ialah contoh the best dari pepatah “Serigala berbulu domba”. Mereka ialah kawanan serigala yang menyusup di antara domba-domba yaitu kalangan muslim awam. HTI berbaju mereka, untuk lalu suatu waktu memangsa mereka 1 persatu.

Baca: Guntur Romli: Banser Membakar Bendera HTI bukan Bendera Tauhid!

Senada dengan Denny Siregar, dalam tulisannya Politisi PSI Guntur Romli “Sejarah Pembajakan Kalimat Tauhid Selaku Bendera Politik” membongkar bahwa Penetapan Bendera Putih dan Bendera Hitam ini ada dalam buku Ajhizah Daulah Khilafah: Struktur Negara Khilafah: Pemerintahan dan Administrasi yang baru terbit tahun 2005. Penetapan ini ditunaikan oleh Pemimpin Intenasional (Amir) Hizbut Tahrir yang sekarang: Atha’ Abu Ar-Rasytah. Amir yang ke-3. Silakan baca “Bahaya Hizbut Tahrir”.

Terang sekali, apa yang dikatakan Ismail Yusanto sebagai Juru Bicara Eks HTI cuma sebuah kebohongan yang senantiasa ingin memprovokasi dan mengadu domba ummat Islam supaya terbelah belah.

Baca: Viral, Habib Luthfi Minta Bendera HTI Diturunkan di Pengajiannya, Simak Videonya!

Dan pembakaran bendera HTI oleh member Banser akan terus digoreng sedemikian rupa untuk dijadikan alat propaganda politik busuk HTI sesudah dibubarkan dengan dalih pembakaran ‘Bendera Tauhid’.

Ketua Jaringan Muslim Muda Jayakarta (JMMJ) menilai eks Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang legal dibubarkan oleh pemerintah melaksanakan penggiringan opini bahwa bendera HTI yang dibakar oleh Banser ialah bendera tauhid.

“HTI mulai menggiring opini bahwa bendera HTI yang dibakar ialah bendera tauhid. Narasi ini sengaja dibikin di diproduksi terus mulai semenjak awal dan endingnya ialah bubarkan Banser,” tegasnya.

(suaraislam)

Loading...


Shared by Ahmad Zaini

loading...

You might like

About the Author: Ahmad Zaini

KOLOM KOMENTAR ANDA :