Berita Arab Saudi

Memalukan, Rakyat Uni Emirat Arab Paling Doyan Mabuk alias Teler

Sebagai negara mayoritas penduduknya muslim, ternyata rakyat Uni Emirat Arab paling doyan mabuk alias teler

 

Islam-Institute, UNI EMIRAT ARAB – Anda tahu negara mana di dunia ini yang rakyatnya paling gemar mabuk-mabukan? Jurnal Kesehatan Lancet memberi jawaban cukup mengejutkan sekaligus memalukan umat Islam, ternyata Uni Emirat Arab adalah negara di mana rakyatnya mayoriatas muslim dan gemar mabuk-manukan. Tingkat konsumsi alkohol di negara mayoritas muslim itu mencapai 32,8 liter alkohol per kapita per tahun.

Sebagai perbandingan, Jerman yang punya banyak varian bir, rakyatnya cuma mengonsumsi 14 liter alkohol per kapita per tahun. Demikian juga Inggris, yang dikenal sebagai bangsa pencandu minuman keras, ternyata konsumsinya cuma mencapai 13,8 liter per kapita per tahun.

Laporan yang dilansir ulang the Independent, Selasa (9/2) ini mengatakan, selain Uni Emirat Arab, negara lain yang tingkat konsumsi alkoholnya tinggi adalah Chad di tengah Benua Afrika. Data yang tak jauh beda disajikan oleh laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dua tahun lalu.

Grafis konsumsi alkohol dunia 2016 /WHO/The Independent, dikutip dari Merdeka (10/02).

Grafis Alkohol

Namun editorial Lancet mengatakan negara paling patut waspada dengan tingginya konsumsi alkohol adalah China. Berkembangnya kelas menengah di Negeri Tirai Bambu membuat semakin banyak orang menenggak minuman keras.

“Pertambahan jumlah konsumen alkohol yang berdampak pada status kesehatan masyarakat ini diabaikan oleh pemerintah China,” seperti dikutip dari laporan Heng Jian, Robin Room, dan Wei Hao ini. Rata-rata konsumsi alkohol di China sekarang mencapai 15,1 liter per kapita per tahun. (Al/SFA/Merdeka)

Jasa Web Alhadiy
Tags

Related Articles

Jika ada ditemukan artikel yang salah, dan lain-lannya, silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker