Meluruskan Hoax dan Fitnah Terhadap Banser NU

Meluruskan Hoax dan Fitnah Terhadap Banser NU

Beredar photo pelaku yang menurut narasi berita oleh portal tertentu ialah Banser NU mengklaim selaku marinir dan tertangkap. Kecuali mengklaim selaku Banser, oknum tersebut juga membawa bukti berupa sertifikat Lulus Diklatsar.

Marilah kita analisa bersama-sama foto sertifikat tersebut..

1. Logo cuma Ansor tanpa Banser, pasti tidak akan dijumpai dalam sertifikat Diklatsar yang Asli.
2. Diklatsar Oktober, diteken September.. Memangnya bulan Oktober lebih dulu daripada September yak?😂
3. Yang tanda tangan Ketum dan Sekretaris Umum. Ketua umum cuma 1 orang, yaitu Gus Yaqut, dalam sertifikat yang dibawa kok nama Ketua Umumnya orang lain? 😀 …
4. Tanpa ada tandatangan komandan Banser minimal Kasatkorcab
5. Tidak mempunyai KTA
6. Buat apa sertifikat ditenteng tenteng, jikalau nggak tujuannya fitnah dan sengaja supaya ditangkap.
7. Stempel Ansor tanpa kode wilayah kepengurusan.. Ini tidak akan engkau temui dalam stempel Ansor yang legal…
8. Nama dengan tulisan tangan (memangnya panitia tidak menginventarisir para pesertanya, sehingga mesti nulis sendiri)
9. Sertifikat turun sesudah melalui rangkaian yang panjang, a.l:
A. RTL yang cukup lama (tidak saya kasih tahu berapa lama, nanti dijiplak pemfitnah² baru)
B. seusai RTL selesai baru diusulkan ke pengurus setingkat Kecamatan untuk direkomendasi dan diusulkan ke kepengurusan setingkat Kabupaten untuk disetujui.
C. Peserta yang dinyatakan lulus, mesti melalui proses pembaretan untuk memperoleh sertifikat tersebut.

Kawan – kawan, kita mesti siap dengan fitnah yang amat mungkin masih didesain lagi..

[Ali Rocman]

Shared by Ahmad Zaini

You might like

About the Author: Ahmad Zaini

KOLOM KOMENTAR ANDA :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.