Media Jerman: Perpecahan prajurit Teroris di Suriah Makin Meruncing

Suratkabar Jerman mengumumkan perpecahan di antara pasukan kelompok-kelompok teroris asing di Suriah akan kian meruncing. Kemenangan Suriah Tidak Terelakkan….

Negara Suriah sudah berhadapan dengan kekejaman aksi terorisme terdahsat di muka bumi secara sendirian selama 4 tahun lebih sebelum datangnya dukungan angkatan bersenjata Rusia.

 

Islam-Institute, BERLIN – Pasukan Suriah dengan didukung oleh Angkatan Udara Rusia cepat atau lambat akan memperoleh kemenangan dalam perang yang sampai waktu ini masih berlangsung dengan para pemberontak dan serdadu bayaran asing. Di waktu yang sama, perpecahan di antara pasukan anti-pemerintah akan kian meruncing. Sedemikian hal tersebut diadukan surat berita Jerman FAZ.

“Keterlibatan Rusia merupakan titik balik yang enggak terbantahkan bagi Damaskus,” tulis media Jerman tersebut, sebagaimana dilansir Sputnik, Minggu (14/02).

Menurut FAZ, cepat atau lambat, serdadu Suriah akan memperoleh kemenangan atas pertempuran di Provinsi Aleppo yang berbatasan dengan Turki. Sementara terkait kemungkinan intervensi Arab Saudi atau Turki di sisi pasukan anti pemerintah, dinas rahasia Jerman menganggap bahwa kemungkinan hal tersebut akan terjadi amat kecil, sedemikian ditulis FAZ.

Loading...
loading...

Dalam perkembangan terakhir, Pasukan Suriah (SAA) sudah sukses meraih kemenangan untuk kemenangan kepada pasukan teroris, menghancur-leburkan beberapa rute pasokan utama teroris di provinsi Aleppo.

Loading...

Secara spesial, Pasukan Suriah dan prajurit Pertahanan Nasional (NDF) sudah sukses memotong beberapa jalur pasokan utama anggota milisi front al-Nusra di kota Mayer yang terletak di antara kota Aleppo dan tapal batas negara negara tersebut dengan Turki.

Laporan tersebut juga mengumumkan bahwa operasi angkatan bersenjata waktu ini masih berlangsung di pinggiran timur Aleppo, dekat Bandara Kuweires. Di sana, para serdadu Suriah ditugaskan untuk membersihkan daerah dari para anggota milisi ekstrim.

Surat Berita FAZ menulis bahwa sesudah satuan-satuan serdadu Suriah yang didukung oleh pasukan Rusia merebut kembali kontrol full atas wilayah barat Suriah, operasi anti-teroris dapat dilanjutkan sampai ke daerah timur Suriah.

Negara Suriah sudah berhadapan dengan kekejaman aksi terorisme terdahsat di muka bumi secara sendirian selama 4 tahun lebih sebelum datangnya dukungan angkatan bersenjata Rusia. (AL/ARN)

 

loading...

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :