Media Cina Kritik Standar Ganda Amerika atas Perkara Khashoggi

Media Cina Kritik Standar Ganda Amerika atas Kasus Khashoggi

Media Cina Kritik Standar Ganda Amerika atas Perkara Khashoggi

JAKARTA – Media nasional China, Global Times, mengkritik pendekatan otoritas Amerika Serikat (AS) kepada Perkara menghilangnya awak media Arab Saudi, Jamal Khashoggi. Otoritas AS disebut memberlakukan ‘standar ganda’ kepada Khashoggi yang Disangka dibunuh di Konsulat Saudi di Istanbul, Turki.

Seperti dikutip kantor berita Turki, Anadolu Agency, Rabu (17/10/2018), dalam editorialnya yang berjudul ‘Perkara Khashoggi menguji sikap Washington kepada hak asasi manusia’, Global Times menyebut Presiden AS Donald Trump menjanjikan hukuman kalau Saudi terbukti terlibat dalam Perkara Khashoggi, tetapi di sisi lain Trump ogah menghentikan penjualan senjata ke Saudi.

“Krisis ini mempertunjukkan bagaimana isu-isu HAM diposisikan dalam arena diplomatik. Menghabisi seorang jurnalis untuk argumentasi politik menyentuh dasar pokok hak-hak individu dan menggema sampai melintasi tapal batas nasional,” tulis Global Times yang Adalah media pemerintah China.

“Harga yang akan dibayarnya (Saudi-red) Mengandalkan pada apakah pemerintahan Trump akan membiarkannya lepas untuk kepentingan komersial AS dan kalkulasi geopolitik,” imbuh Global Times dalam editorialnya.

Sejumlah pejabat Turki menyampaikan keyakinan mereka bahwa Khashoggi dibunuh dan jenazahnya dimutilasi setelah dia masuk ke dalam gedung Konsulat Saudi pada 2 Oktober lalu. Hal ini sudah disanggah otoritas Saudi.

Loading...
loading...

Otoritas Saudi sendiri belum menyampaikan penjelasan rinci Soal Khashogi. Walaupun beberapa bantahan sudah disampaikan secara legal, salah satunya oleh Menteri Dalam Negeri Saudi, Pangeran Abdel Aziz bin Saud bin Nayef, yang dalam pernyataan pada 13 Oktober lalu menyebut tudingan Khashoggi dibunuh di dalam Konsulat Saudi selaku tudingan ‘bohong dan tidak berdasar’.

Global Times dalam editorialnya juga membandingkan pendekatan AS kepada Perkara Khashoggi dengan pendekatan AS kepada Perkara eks agen Rusia, Sergei Skripal, yang diracun di Inggris pada Maret lalu.

Disebutkan Global Times, negara-negara Barat — dengan dipimpin Inggris — langsung mengambil tindakan tegas kepada Rusia dengan Menyuruh pergi para diplomat Rusia. Tetapi untuk Perkara Khashoggi, menyebut Global Times, baru ada sedikit kecaman dari negara-negara Barat untuk Saudi.

“Sekarang opini publik jauh lebih marah kepada Arab Saudi. Aksi-aksi boikot secara spontan terjadi dengan cepat. Tetapi sungguh kontras, kecaman publik jauh lebih sedikit Hadir dari pemerintahan Barat dan tidak ada negara yang memimpin dalam menghukum Arab Saudi,” tulis Global Times dalam editorialnya. [ARN]


Arrahmah News
Shared by Ahmad Naufal

loading...

You might like

About the Author: Ahmad Naufal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *