Mata-mata Perempuan Rusia Kacaukan Barisan ISIS di Irak

MOSULMata-mata wanita Rusia kacaukan barisan ISIS di Irak. Baru-baru ini ISIS mengumumkan pencarian eks istri dari seorang anggotanya. Kubu teror itu dikejutkan oleh kenyataan. Bahwa perempuan yang kelihatan aktif dalam keanggotaan ISIS tersebut sesungguhnya ialah seorang mata-mata perempuan Rusia.

Sebuah sumber lokal di Mosul menjelaskan kpd Sputnik, Kamis (01/09) bahwa perempuan yang dicari ISIS itu bernama Um Hafsa. Ia tinggal di barisan ISIS selaku mata-mata dan menyampaikan info kpd badan intelijen Irak.

Sumber tersebut menerangkan bahwa Um Hafsa ialah seorang perempuan Rusia. Tetapi nama aslinya ndak diketahui. Rincian dari pekerjaannya untuk intelijen Irak juga masih belum diketahui.

“Dia nikah dengan seorang anggota milisi ISIS di Mosul. Mereka tinggal di daerah Seth, saat dia tiba-tiba menghilang. Bersama-sama 3 wanita ISIS lainnya,“ kata sumber itu.

 

 

Mata-mata perempuan Rusia menghilang, anggota milisi ISIS tangkap puluhan orang

Menurut dia, para anggota milisi di Mosul menangkap puluhan orang, yang entah bagaimana sanggup berhubungan dengannya. Atau berada dalam kontak dengannya. Para teroris baru menyadari bahwa ia ialah seorang mata-mata wanita Rusia yang menyamar. sesudah dia meninggalkan apartemennya satu jam sebelum serbuan udara gabungan melanda rumahnya.

Waktu anggota milisi melaksanakan interogasi kepada masyarakat sipil yang selamat dari serbuan udara Rusia. Diketahui ternyata Um Hafsa mengingatkan masyarakat mengenai hal serbuan udara sebelum meninggalkan rumahnya. Dan meminta seluruh masyarakat untuk cepat meninggalkan rumah mereka. Dia (mata-mata perempuan Rusia) itu mengingatkan seluruh orang kecuali para anggota milisi.

Selain itu, Um Hafsa ialah juga mengatur pembebasan gadis-gadis muda Yazidi. Dengan Cara yang memungkinkan mereka untuk menyelamatkan diri dari perbudakan seksual ISIS. Gadis-gadis itu diambil selaku budak menyusul serbuan kepada kota Sinjar pada tahun 2014.

Menurut masyarakat setempat, daerah Seth dan sekitarnya dipenuhi dengan patroli anggota milisi ISIS yang mencari dan menginterogasi masyarakat setempat. Hntuk menemukan bukti mengenai keberadaan mata-mata yang lolos tersebut, yaitu Um Hafsa mata-mata perempuan Rusia.

 

Simpan

Simpan

Simpan

Simpan

Simpan

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :