Massa di Jombang Kembali Demonstrasi, Protes Sandiaga Masalah Langkahi Makam

Massa di Jombang Kembali Demo, Protes Sandiaga Soal Langkahi Makam

Massa di Jombang Kembali Demonstrasi, Protes Sandiaga Masalah Langkahi Makam

Masyarakat Jombang dan sekitarnya masih mempermasalahkan Sandiaga Uno yang sudah melangkahi makam KH Bisri Syansuri. Masyarakat juga mempermasalahkan pernyataan Fadli Zon terkait hal tersebut.

Ratusan orang yang tergabung dalam Aliansi Warga Sipil Jawa Timur menggelar aksi unjuk rasa di Jombang. Mereka memprotes Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno yang melangkahi makam, serta pernyataan Wakil Ketum Partai Gerindra Fadli Zon yang menyebut masalah melangkahi makam tidak berdampak bagi bangsa Indonesia.

Aksi unjuk rasa ini dihelat di Bundaran Ringin Contong, Jombang Kota. Massa berasal dari Kabupaten Mojokerto, Nganjuk, Kediri, dan Jombang sendiri. Tak sama dengan unjuk rasa pada umumnya, massa mempersembahkan kesenian Bantengan. Aksi mereka menyedot perhatian penduduk Kota Santri. Sembari membentangkan spanduk berisi tuntutan, perwakilan massa berorasi secara bergiliran.

“Kami sore ini menuntut apa yang sudah ditunaikan dan diucapkan saudara kita Sandiaga Uno dan Fadli Zon yang notabene mereka calon pemimpin bangsa ini. Kami tidak rela negeri ini dipimpin orang yang tidak bermoral, yang tidak mempunyai etika dan orang yang tidak menghargai jasa-jasa pahlawannya,” kata Koordinator Aksi Muhammad Jali untuk awak media di tempat unjuk rasa, Jumat (16/11/2018).

Jali menerangkan, unjuk rasa ini salah satunya dipicu perilaku Sandi yang melangkahi makam waktu berziarah ke publik figur pendiri NU KH Bisri Syansuri di Denanyar, Jombang beberapa waktu yang lalu.

“Back-ground aksi ini ialah perilaku Sandiaga Uno yang tidak sopan menurut kami, menurut ulama, menurut warga Jombang khususnya dan umumnya warga Islam di Indonesia melaksanakan hal-hal yang tidak beretika di makam Hadratus Syekh Bisri Syansuri. Sebab beliau tidak cuma teladan, tapi Adalah pahlawan penjaga negeri ini,” ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut Jali, pihaknya menuntut Sandiaga cepat meminta maaf secara terbuka untuk ummat Islam.

“Kami berkeinginan maaf itu ditunaikan secara terbuka dan Hadir ke Jombang, Hadir ke dzuriyah (nasab KH Bisri Syansuri) dan kembali bersujud di makam Hadratus Syekh Bisri Syansuri untuk berdoa mendoakan semua ummat Islam di Indonesia bahwa apa yang dia lakukan ialah salah,” tegasnya.

Tidak cuma itu, menurut Jali, aksi unjuk rasa ini juga dipicu pernyataan Fadli Zon beberapa waktu lalu. Politisi yang juga menjabat Wakil Ketua DPR RI itu menyebut problem melangkahi makam yang ditunaikan Sandiaga, tidak penting untuk diangkat lantaran tidak mendidik bangsa.

“Saya berkeinginan Dewan Kehormatan DPR memanggil Fadli Zon untuk mempertanggungjawabkan ucapannya bahwa ziarah kubur tidak berdampak pada bangsa dan negara,” terangnya.

Jali menyebut, aksi protes kepada Sandiaga dan Fadli Zon akan merembet ke Jawa Tengah sampai Jakarta.

“Tentunya gerakan ini akan terus kami lakukan. Jombang ialah awal, gerakan ini akan menasional sebab teman-teman di Jawa Tengah dan Jakarta akan menyambut juga gerakan ini. Aliansi Warga Sipil tidak setuju kepada calon pemimpin yang tidak beretika dan tidak bermoral,” tandasnya.

(detik.com/suaraislam)


Shared by Ahmad Zaini

You might like

About the Author: Ahmad Zaini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.