Masjid Teror, Masjid Diror, dan Kaum Munafiq

Masjid Teror, Masjid Diror, dan Kaum Munafiq

Dulu, pada masa Nabi, ada sebuah masjid yang disebut dalam Qur’an selaku Masjid Diror. Diror itu artinya mengakibatkan kerugian orang lain. Ada hadits terkenal di kalangan ahli Fiqih dan sebagai kaidah tidak sedikit hukum Islam berbunyi ” لا ضرر ولا ضِرار “, yang artinya orang tak boleh melaksanakan hal yang merugikan dirinya sendiri dan orang lain. Ya, orang lain, tak dibatasi apakah orang itu Muslim atau non-Muslim.

Para pemuja bom bunuh diri itu dapat dipastikan melalaikan Hadits ini. Karena tindakan mereka itu sekaligus ضرر dan ضِرار mencelakan diri sendiri dan mencelakakan orang lain.

Ayat soal Masjid Dirar sendiri diturunkan supaya Nabi membatalkan kunjungan menuju masjid tersebut. Menurut banyak riwayat, Masjid ini ialah masjid orang-orang munafiq yang dipakai guna mengkonsolidasikan power mereka di Madinah. Mereka ini duri dalam daging negara Madinah yang baru berdiri. Al-Qur’an menyebutkan kubu di masjid ini selaku:

وَالَّذِينَ اتَّخَذُوا مَسْجِدًا ضِرَارًا وَكُفْرًا وَتَفْرِيقًا بَيْنَ الْمُؤْمِنِينَ وَإِرْصَادًا لِّمَنْ حَارَبَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ مِن قَبْلُ ۚ وَلَيَحْلِفُنَّ إِنْ أَرَدْنَا إِلَّا الْحُسْنَىٰ ۖ وَاللَّهُ يَشْهَدُ إِنَّهُمْ لَكَاذِبُونَ

Maksud didirikannya masjid ini telah tak bagus, memecah belah persatuan dan bertolak belakang dengan apa yang mereka dengung-dengungkan, sampai bersumpah, “Kami ini cuma ingin berbuat bagus.”

Allah tahu persis apa yang di hati mereka. Bahkan Nabi akhirnya memerintahkan supaya masjid itu dihancurkan dan dijadikan tempat pembuangan sampah.

Jadi, jangan heran lho ya… Walaupun namanya Masjid pun ada yang “jahat”, sebagai sumber perpecahan di kalangan masarakat. Sekarang, adakah masjid dirar di berkisar kita? Lihat saja daftar khatib dan penceramah Ramadannya. Dengarkan isi khutbah dan ceramahnya. Jika yang dibawa cuma pesan memecah belah ummat dan bangsa, bisa jadi masjid itu tergolong masjid teror, eh diror.

KH Dr Arif Maftuhin, Guru besar UIN Sunan Kalijaga

(bangkitmedia/ suaraislam)

Masjid Teror, Masjid Diror, dan Kaum Munafiq

You might like

About the Author: Ahmad Zaini

KOLOM KOMENTAR ANDA :