Jasa Web Alhadiy
Berita Indonesia

Mahfud MD: Hasil Muktamar NU Tidak Bisa Digugat ke Ranah Hukum

Mahfud MD Menilai Hasil Muktamar NU ke-33 Tidak Bisa Digugat ke Ranah Hukum

Islam-Institute.com, JAKARTA – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menilai hasil Muktamar ke-33 NU yang memenangkan KH Said Aqil Siradj sebagai Ketua Umum periode 2015-2020 tidak dapat digugat ke ranah hukum. Dirinya berpendapat, Muktamar adalah proses silaturahim yang berwarna proses politik.

“Menurut saya, muktamar itu tidak boleh dipahami sebagai proses hukum. Itu proses silaturahim yang juga berwarna proses politik oleh sebab itu hasil muktamar harus diterima sebagai fakta,” kata Mahfud MD di Jakarta, Sabtu (8/8/2015).

 

 

Mahfud MD menuturkan, kalaupun hasil Muktamar NU ke-33 digugat ke pengadilan maka menurutnya si pemohon akan sulit menang. Oleh sebab itu, dirinya menyarankan agar hasil Muktamar NU ke-33  diterima oleh semua warga Nahdliyin.

“Sudahlah Muktamar itu sudah selesai dan diterima hasilnya. Lebih baik bersatu kembali dan diterima hasilnya,” tuturnya.

Menurut Mahfud MD, NU tidak perlu gonjang-ganjing lagi dengan adanya pihak yang tak terima hasil Muktamar. Menurutnya, umat Islam di seluruh Indonesia menunggu kiprah NU untuk berbakti kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Terutama menangkal radikalisme, itu serius. Menurut saya, radikalisme yang ada di Indonesia itu menumpang kepada situasi sosial dan politik kita yang penuh ketidakadilan. Lalu radikalisme itu muncul di situ, kemiskinan dan muncul ketidakadilan,” tutur Mahfud MD.

“Bukan radikalime sebagai ideologi yang kuat sebenarnya,” katanya.

(al/tribunnews)

Jasa Web Alhadiy
Tags

Related Articles

Jika ada ditemukan artikel yang salah, dan lain-lannya, silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker