Mahfud MD Bungkam Fahri Hamzah yang Nyinyir Soal Freeport

Mahfud MD Bungkam Fahri Hamzah yang Nyinyir Soal Freeport

FREEPORT McMoran akhirnya setuju dengan Pemerintah Indonesia terkait perubahan komposisi kepemilikan sama.

Freeport menyetujui divestasi saham PT Freeport Indonesia (PTFI) sebesar 51 %. Indonesia bakal sebagai pemilik saham kebanyakan sebesar 51 % di PT FI.

Presiden Jokowi (Joko Widodo) melalui akun twitternya menjelaskan, selama 50 tahun lebih Freeport mengelola tabang di Papua, pemerintah Indonesia cuma mempunyai saham 9,36 %.

“Melalui negosiasi yang alot, holding tambang kita, Inalum setuju dengan Freeport demi meningkatkan kepemilikan kita sebagai 51,2 %,” beginilah status di akun twitter Joko Widodo kisaran dua jam lalu.

Simak status Joko Widodo lebih lengkap berikut ini.

@jokowi 50 tahun Freeport mengelola tambang di Papua, Indonesia cuma mempunyai 9,36 % saham.

Melalui negosiasi yang alot, holding tambang kita, Inalum setuju dengan Freeport demi meningkatkan kepemilikan kita sebagai 51,2 %.

Kepentingan nasional wajib tetap dinomorsatukan.

Tetapi, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah malah berkomentar ‘melenceng’ terkait meningkatnya kepemilikan saham Indonesia di Freeport ini.

Fahri mencurigai ada yang ditutup-tutupi dalam kasus divestasi saham Freeport ini.

“Makin tercium bau ndak sedap dalam divestasi FReeport,” tulis Fahri di akun twitternya, Jumat (13/7/2018) 49 menit lalu. Atau kisaran satu jam sesudah Joko Widodo mecatat status sukses Indonesia dalam proses divestasi saham Freeport.

Dia minta pemerintah demi transparan dan jangan berbohong sebab rakyat telah kian pintar.

Fahri malah mencurigai ada transaksi atau perjanjian bawah tangan.

“Jangan bohong sebab rakyat telah pintar. Umumkan skemanya cepat ke ruang publik,” tulis Fahri.

Inilah status lengkap Fahri Hamzah di akun twitternya.

@Fahrihamzah: Makin tercium bau ndak sedap dalam divestasi FReeport. Ayolah pemerintah transparan. Jangan bohong sebab rakyat telah pintar.

Umumkan skemanya cepat ke ruang publik. Jangan ada perjanjian bawah tangan. #BeraniJujurHebat. Bingung saya, lagi gini @KPK_RI Kemana?

Fahri lalu mecatat,

Kontrak Karya Freeport berakhir 2021 (3 tahun lagi) dan otomatis 100% Freeport kembali ke pangkuan NKRI. Tanpa ongkos.

Sekarang, seakan pemerintah akuisisi 51% saham dan perpanjang kontrak karya sampai 2041 (23 tahun lagi) dengan ongkos Rp. 53 Trilyun.

Apa yang salah?

Pertanyaan Fahri Hamzah ini sebelumnya pernah dibicarakan oleh Prof Mahfud MD pada ILC April 2018 yang membikin fadli Zon terbengong-bengong. Lihat video dibawah ini mulai menit 12.31.

(Beritaterheboh.com/ suaraislam)


Source by Ahmad Zaini

Jasa Website Alhadiy

You might like

About the Author: Ahmad Zaini

KOLOM KOMENTAR ANDA :