Lintasan Sejarah 11 Juli 2018

Lintasan Sejarah 11 Juli 2018

Hari ini, Rabu tanggal 11 Juli 2018 yang bersesuaian dengan penanggalan Islam 27 Syawal 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 20 Tir 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut ini kejadian bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Naisyaburi Meninggal Dunia

1058 tahun yang lalu, tanggal 27 Syawal 381 HQ, Abul Hasan Amiri Naisyaburi, seorang filsuf dan ulama terkemuka Iran, meninggal dunia di Khorasan, sebuah provinsi di timur laut Iran.

Naisyaburi ialah filsuf yang hidup di antara periode dua filsuf besar, yaitu Farabi dan Ibnu Sina. Naisyaburi dikenal selaku penyambung aliran filsafat kedua filsuf tersebut. Dia berpendapat bahwa filsafat ialah hasil dari akal dan pemikiran.

Menurut dia, akal sama sekali ndak bakal pernah bertentangan dengan perintah Tuhan. Selain menguasai bidang filsafat, Naisyaburi juga merupakan seorang ulama akhlak dan agama. Dia tidak sedikit melaksanakan pemeriksaan dalam hal ini dan meninggalkan berbagai karya penulisan. Karya penulisan yang ditinggalkan Naisyaburi antara lain berjudul, “an-Nusukul Aqli” dan “al-Abshar wal Mubshar”.

Abul Hasan Amiri Naisyaburi

Mongolia Merdeka

97 tahun yang lalu, tanggal 11 Juli 1921, Mongolia, sebuah negara di Asia Tengah, memproklamasikan kemerdekaannya.

Mongolia merupakan negara dengan sejarah yang kuno dan sempat sebagai negara adikuasa pada abad ke-13. Pada massa itu, Mongolia dipimpin oleh Raja Jengis Khan yang sukses memperluas kekuasaannya dari Asia sampai Eropa. sesudah Jengis Khan meninggal, Mongolia terpecah sebagai dua bagian,  yaitu Mongolia Dalam yang dikuasai Cina dan Mongolia Luar.

Pada akhir abad ke-17, Mongolia  Luar juga jatuh ke tangan Cina. Pada tahun 1911, Mongolia Luar memproklamasikan kemerdekaannya dari Cina, tetapi tidak lama lantas dicaplok oleh Rusia. sesudah terjadi revolusi komunis di Rusia tahun 1921, Mongolia Luar kembali memproklamasikan kemerdekaannya.

Pada tahun 1924, sesudah raja Mongolia meninggal dunia, atas provokasi Soviet, negara itu mengubah sistem pemerintahannya dari bentuk kerajaan sebagai Republik Sosialis.

Bendera Mongolia

Ayatullah Sayid Morteza Firouzabadi Shirazi Wafat

28 tahun yang lalu, tanggal 20 Tir 1369 HS, Ayatullah Firouzabadi meninggal dunia di usia 81 tahun.

Ayatullah Sayid Morteza Hosseini Firouzabadi lahir di kota Najaf, Irak dari keluarga ulama pada 1289 HS. sesudah menuntaskan pendidikan agama tingkat pertama dan menengah dari guru-guru besar seperti Sayid Abolhassan Isfahani dan Gharawi Isfahani. Sementara kepribadian irfaninya terbentuk berdasarkan bimbingan gurunya Haj Sayid Ali Qadhi.

Selain belajar, beliau juga aktif mecatat dan mengajar. Beliau berusaha keras dan mengalami multi kerepotan ketika menyediakan referensi bukunya “Fadhail al-Khamsah”. Selain itu, ulama rabbani ini tidak sedikit meninggal karya tulis lainnya seperti al-Sab’ah min al-Salaf, Inayah al-Ushul,  dan al-Furu’ al-Muhimmah fi Ahkam al-Ummah.

Ayatullah Firouzabadi

 

Source by Hakim Abdul

You might like

About the Author: Hakim Abdul

KOMENTAR: Jika ada artikel yang salah, dll, silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.