Liga Arab Nyatakan Hizbullah Selaku Teroris, Zionis Israel Israel Suka

Zionis Israel Israel suka atas pernyataan Liga Arab bahwa Hizbullah selaku organisasi teroris. 

Ibrahim Al-Jaafari, Menteri Luar Negeri Irak menjelaskan bahwa Hizbullah sudah menyelamatkan martabat orang-orang Arab, dan orang-orang yang menyebut Hizbullah selaku teroris ialah teroris itu sendiri.

Islam-Institute, KAIRO – Selain Irak, Lebanon dan Aljazair, menteri luar negeri negara-negara anggota Liga Arab setuju menyebut gerakan perlawanan Hizbullah selaku organisasi teroris.

Walaupun ada penentangan dari Lebanon, Irak dan Aljazair, para menteri luar negeri Liga Arab mengeluarkan dekrit pada Jumat (11/03) yang menerangkan gerakan perlawanan Hizbullah selaku organisasi teroris, seperti ini kantor berita Al Mayadeen memberitahukan.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Irak Ibrahim al-Jaafari menjelaskan mereka yang menuduh gerakan perlawanan Hizbullah selaku organisasi teroris, sesungguhnya mereka sendiri ialah teroris.

Ibrahim Al-Jaafari dalam sambutannya dalam perjumpaan Liga Arab, menjelaskan Hashd al-Shaabi (pasukan mobilisasi populer) dan Hizbullah sudah menyelamatkan martabat orang-orang Arab, dan orang-orang yang menyebut mereka teroris ialah teroris itu sendiri.”

Kantor berita Al Sumaria News mengutip dari sumber pejabat Kementerian Luar Negeri Irak, menjelaskan bahwa sesudah sambutan Ibrahim Al-Jaafari, dan pernyataan oposisi beliau dari menyebut Hashd al-Shaabi dan gerakan perlawanan lainnya selaku teroris, delegasi Arab Saudi “walk out” dari perjumpaan.

Menteri Luar Negeri Irak sesudah perjumpaan Liga Arab menekankan kpd para awak media, “hari ini dengan tegas kami katakan bahwa Hizbullah ialah gerakan perlawanan.”

Ibrahim Al Jaafari juga menjelaskan kami dengan tegas menolak menyebut Hashd al-Shaabi (pasukan mobilisasi populer) dan Hizbullah selaku organisasi teroris. Tindakan ini tak cuma sekedar mencederai mobilisasi populer Irak, bahkan mencederai makna gerakan perlawanan itu sendiri, di mana seluruh negara dan revolusi di dunia terinpirasi darinya.

sebelum ini, negara-negara yang tergabung dalam Anggota Kerjasama Teluk Persia (GCC) sudah menyebut gerakan perlawanan Hizbullah selaku organisasi teroris. Tetapi, satu hari sesudah pengumuman itu Al-Jazair dan Tunisia mengumumkan penentangan mereka atas keputusan itu.

Sementara itu, eks Menteri Luar Negeri Israel Tzipi Livni menyabut baik keputusan Liga Arab dan menganggapnya selaku keputusan bersejarah. Tentu saja keputusan Liga Arab membikin Zionis Israel Israel terlalu suka.

Tzipi Livni dalam wawancaranya dengan media Israel Jerusalem Post menjelaskan, “Liga Arab sudah memutuskan yang adil, dan menyebut Hizbullah selaku organisasi teroris ialah keputusan yang benar,” katanya suka.

Menteri Luar Negeri Israel Tzipi Livni mengakui, “Nggak ada alasan atau gabungan yang dapat merubah fakta Hizbullah selaku organisasi teroris.”

Tzipi Livni juga mengumumkan, “Langkah berikutnya ialah melarang Hizbullah ikut serta dalam pemilihan di Lebanon.”

Sementara itu, PM Israel Benyamin Netanyahu sebelumnya juga menyambut baik atas keputusan Anggota Kerjasama Teluk Persia (GCC) yang menyebut gerakan perlawanan Hizbullah selaku organisasi teroris.   (AL/ARN)

Jasa Website Alhadiy

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :