LELUCON TERKONYOL AS! Saudi-UEA Lindungi Penduduk Sipil Yaman

LELUCON TERKONYOL AS! Saudi-UEA Lindungi Warga Sipil Yaman

LELUCON TERKONYOL AS! Saudi-UEA Lindungi Penduduk Sipil Yaman

SANA’A – Waktu masarakat internasional mengingatkan bahwa korban sipil meningkat dan Yaman sudah jadi tempat krisis kemanusiaan terburuk di dunia, pemerintah AS dengan tidak tahu malu mengakui bahwa Arab Saudi dan Uni Emirat Arab sudah melaksanakan usaha yang cukup demi menjaga masyarakat sipil dalam kampanye angkatan bersenjata mereka melawan Yaman.

Ini lelucon terkonyol! pengakuan gila ini cuma dimaksudkan untuk membenarkan keterlibatan kriminal Washington dan sokongan militer-diplomatik mereka pada gabungan pimpinan Saudi dalam serbuan udara tidak resmi dan tidak pandang bulu kepada masyarakat Yaman yang sudah dikecam oleh masarakat dunia selaku kejahatan perang dan kejahatan kepada kemanusiaan.

Baca: Pompeo Pastikan AS akan Terus Sokong Agresi Saudi ke Yaman

korban pemboman Saudi di Sa’ada, Jum’at (14/09).

Untuk membuktikannya, simak:

1 – Menurut Senator AS Chris Murphy (D-Conn.), Administrasi Presiden Donald Trump menyangkal tindakan mematikan terang-terangan kepada masyarakat sipil Yaman yang dikerjakan oleh Arab Saudi dan sekutunya, dan terus membantu gabungan pimpinan Saudi dalam invasi mereka ke Yaman . Bagaimana administrasi Trump menyangkal apa yang sanggup dilihat seluruh orang dengan ke-2 mata mereka sendiri secara langsung? Telah terang-benderang bahwa gabungan yang dipimpin Saudi sembrono dan bahkan dengan sengaja membunuhi masyarakat sipil dan anak kecil tidak bersalah dan menargetkan sokongan di Yaman, dan mereka melakukannya mempergunakan bom buatan AS.

2 – Menurut Amnesty International, perang yang Disokong AS di Yaman tidak memperlihatkan tanda-tanda mereda. Pelanggaran hak asasi manusia yang menakutkan, serta kejahatan perang, dilancarkan di semua negeri, menyebabkan kesengsaraan yang tidak tertahankan bagi masyarakat sipil. Kisaran 17.000 (sumber Yaman menyebut 70.000) masyarakat sipil sudah meninggal dan krisis kemanusiaan terus berlanjut. Sebagian besar dunia sudah melalaikan konflik menakutkan ini dan cuma menguping sedikit soal konsekuensi-konsekuensinya yang menghancur-leburkan.

3 – Menurut PBB, masyarakat sipil ialah pihak yang mesti menanggung beban atas agresi Saudi di Yaman. Perang menyebabkan kematian dan cedera ribuan masyarakat sipil, konflik sudah memperparah krisis kemanusiaan yang telah parah disana. Krisis ini ialah buatan manusia. Dengan perang yang telah memperdalam dan memperparah situasi kemanusiaan, Saudi menabur garam diatas cedera dengan menghambat pengiriman sokongan kemanusiaan.

Gabungan pimpinan Arab Saudi sudah secara tidak sah memperketat blokade laut dan udara di Yaman. AS dan Gabungan berbohong bahwa mereka membuka pembatasan pada sokongan dan impor komersial barang-barang penting, termasuk makanan, obat-obatan dan bahan bakar.

Loading...
loading...

4 – Menurut koordinator kemanusiaan PBB, Lise Grande, situasi kemanusiaan Yaman sudah memburuk dengan cepat semenjak perbincangan perdamaian PBB runtuh Minggu lalu dan Peperangan berlanjut di kota pelabuhan Hodeida, tempat ratusan ribu jiwa terjebak disana. Situasi sudah memburuk secara dramatis dalam beberapa hari terakhir. Penduduk masarakat sungguh-sungguh ketakutan dengan pemboman, aksi tembak dan serbuan udara oleh gabungan pimpinan Saudi.

Perundingan damai gagal sebab Saudi tidak mengizinkan pesawat yang membawa perwakilan dari pihak Yaman terbang dan meninggalkan Sana’a.

5 –Menurut laporan dipercaya dari Oxfam soal kesengsaraan orang-orang Yaman, menjelaskan bahwa krisis yang terjadi bukanlah bencana alam tetapi hasil dari permainan kekuasaan yang kejem, diperhitungkan, dan sinis atas nasib negara termiskin di Timur Tengah itu. Sayangnya, pemerintah Inggris ialah pihak yang aktif dalam tragedi ini. Walaupun makin beberapa bukti terdokumentasi bahwa sudah jatuh puluhan ribu korban jiwa tidak bersalah, pemerintah Inggris tetap mengizinkan ekspor senjata senilai 4.3 miliar yang mengejutkan ke Arab Saudi untuk melakukan kampanye pengebomannya.

Baca: Agresi Saudi di Yaman Dijalankan dengan Senjata Inggris, Prancis dan AS

Seluruh ini dan beberapa lagi ialah Adalah bukti bahwa pemerintah AS dan mitra NATO-nya Penting merubah jalur. Mereka Ada di sisi yang salah dari bencana kemanusiaan bersejarah ini.

Bukannya mengakui bahwa Arab Saudi dan Uni Emirat Arab sudah melaksanakan cukup usaha untuk menjaga masyarakat sipil dalam kampanye angkatan bersenjata melawan Yaman, semestinya AS dan NATO bisa mulai dengan bersikeras bahwa penjualan senjata tidak resmi, sokongan angkatan bersenjata, dan blokade seluruh pelabuhan Yaman mesti distop, bahwa mesti dibuka arus barang yang bebas masuk ke dalam negeri, dan bahwa ada gencatan senjata langsung dan perbincangan damai yang mesti diupayakan lagi.

Dengan tanpa rasa malu mencoba membenarkan dan mempertahankan lebih beberapa penjualan senjata ke Arab Saudi dan UEA, Amerika Serikat dan mitra bisnis NATO-nya sudah terlibat dalam kejahatan perang Saudi-UEA di Yaman. Seluruh dari mereka ialah argumentasi mengapa ada kondisi menakutkan dari perempuan, lelaki dan anak kecil Yaman, yang sekarang menderita wabah kolera, tanpa makanan, air dan obat-obatan yang memadai.

Baca: Perbincangan Jenewa Gagal, Saudi Lancarkan Serbuan Besar-besaran ke Yaman

Sayangnya, terlepas dari seluruh pelanggaran dan kejahatan hak asasi manusia yang terang terdokumentasi ini, dan terlepas dari retorika yang full ghirah dari organisasi hak asasi manusia, kenyataannya PBB dan para legislator Barat tidak sungguh-sungguh berusaha menghentikan perang yang terus memperparah krisis kemanusiaan di negara termiskin di semenanjung Arab tersebut.

Pada kenyataannya, pemerintah AS dan Barat secara terbuka menentang dan berbohong untuk perkumpulan internasional dengan menyepakati dokumen, dan memastikan bahwa pengiriman sokongan mereka tidak akan berhenti bahkan untuk sesaat, tapi tanpa niat untuk bertindak demi mengakhiri keterlibatan dan penipuan mereka dalam perang agresi yang kotor ini.

Terlepas dari kecaman internasional dan laporan yang didokumentasikan dengan baik oleh PBB, Amnesty International, UNICEF dan bahkan legislator Amerika-Eropa, Washington dan kroni-kroninya terus mengubur kepala mereka di pasir, dengan penyangkalan total bahwa ada cukup bukti bahwa Hukum Internasional dan Hukum Kemanusiaan Internasional sudah dilanggar selaku konsekuensi langsung dari keterlibatan Amerika-NATO dalam kejahatan perang Saudi-UEA di Yaman. (ARN)


Source by Muhammad Zuhdi

loading...

You might like

About the Author: Muhammad Zuhdi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *