Lebih dari 2.500 Aktivis dan Ulama Anti-Rezim Saudi Ditahan

Lebih dari 2.500 Aktivis dan Ulama Anti-Rezim Saudi Ditahan
Loading...

Lebih dari 2.500 Aktivis dan Ulama Anti-Rezim Saudi Ditahan

SAUDI ARABIA – Pemerintah Saudi diadukan menahan lebih dari 2.500 aktivis anti-rezim di balik jeruji besi, selaku bagian dari tindakan otoriter yang dilaksanakan oleh Putra Mahkota Muhammad bin Salman kepada para ulama, member pers dan intelektual di kerajaan kaya minyak itu.

Kubu hak asasi Prisoners of Conscience, yang Adalah organisasi non-pemerintah independen yang mengadvokasi hak asasi manusia di Arab Saudi, merilis dalam sebuah posting di halaman Twitter resminya bahwa setidaknya ada 2.613 orang, di antaranya pengacara terkemuka, hakim, akademisi dan sarjana, waktu ini mendekam di sel dan pusat penahanan di semua negeri.

Kubu itu menambahkan bahwa awak media Khalid al-Alamaki ditahan di sel semenjak 27 September tahun lalu atas tudingan yang tidak diketahui.

Arab Saudi baru-baru ini menaikkan penangkapan, penuntutan yang bermotif politik dari penulis-penulis yang mengkritik pemerintah dan aktivis hak asasi manusia.

loading...

Para pejabat Saudi juga sudah mengintensifkan langkah-langkah keamanan di Provinsi Timur yang kaya kaya minyak.

Provinsi Timur sudah jadi tempat unjuk rasa damai semenjak Februari 2011. Para Demonstran sudah menuntut reformasi, kebebasan berekspresi, pembebasan tahanan politik, dan mengakhiri diskriminasi ekonomi dan agama kepada wilayah kaya minyak.

Protes sudah disambut dengan tindakan keras oleh rezim, dimana Tentara Saudi menaikkan langkah-langkah keamanan di semua provinsi.

Selama beberapa tahun terakhir, Riyadh juga sudah mendefinisikan kembali undang-undang anti-terorisme untuk menargetkan aktivis. [ARN]


Source by Muhammad Najib

Loading...

You might like

About the Author: Muhammad Najib

KOLOM KOMENTAR ANDA :