LazisNU Santuni Keluarga Korban yang Dibakar Hidup-hidup

Alhamdulillah, LazisNU Santuni Keluarga Korban Yang Dibakar Hidup-hidup. Siti Zubaidah (25) istri Almarhum MA yang dibakar massa hidup-hidup memperoleh perhatian dari Lembaga Amil Zakat Infaq Shodaqoh Nahdlatul Ulama (NU Care-Lazisnu).

Zubaidah yang ditinggalkan almarhum sudah mempunyai seorang anak laki-laki berumur empat tahun dan satu lagi masih dalam kandungan berumur enam bulan didatangi pengurus Lazisnu di kediamannya, Kampung Jati, Desa Cikarang Kota, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (5/8).

Lazisnu memberikan santunan berupa uang tunai, perlengkapan sholat, sepeda buat anaknya dan akan memberikan bea siswa, kata Direktur Penyaluran Lazisnu, Slamet Tuhari.

Terharu dan bangga dengan perhatian NU Care-Lazisnu

Selain itu, NU Care-Lazisnu akan menggalang biaya untuk jaminan pendidikan putranya serta untuk modal usaha dan ongkos persalinan untuk Ibu Zubaidah.

Kami mengajak masyarakat warga berbagi untuk Ibu Siti Zubaidah dan anaknya, Lazisnu akan menggalang biaya untuk modal usaha, jaminan pendidikan dan ongkos persalinan ibu Zubaidah, terang Slamet Tuhari.

Siti Zubaidah mengklaim terharu dan bangga atas perhatian NU Care-Lazisnu. Dia pun berkeinginan sokongan mampu berguna buat keluarga dan anaknya.

Berkeinginan anak saya nanti mampu mondok di pesantren, sebab bapaknya dulu pernah mondok pesantren di daerah Bogor, pungkasnya.

 MA diketahui dikeroyok dan dibakar hidup-hidup oleh masyarakat sebab dituduh selaku pelaku pencurian amplifier milik mushalla.
MA yang mempunyai profesi selaku orang yang mereparasi alat-alat elektronik ini dituduh mencuri amplifier di Mushalla Al-Hidayah di Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Selasa lalu (1/8). (gun/rmol)
Jasa Website Alhadiy

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :