Lagi, Saudi Tangkap 3 Wanita Aktivis HAM

Lagi, Saudi Tangkap 3 Wanita Aktivis HAM

RIYADH – Arab Saudi sudah menangkap lagi 3 wanita aktivis HAM dalam tindakan keras intensif rezim baru-baru ini yang terjadi jelang dihapusnya larangan mengemudi kepada wanita.

Amnesty International dan Human Rights Watch menjelaskan pada hari Selasa (22/05) bahwa hitungan total total tahanan sekarang mencapai 10 kalau ditambah dengan penangkapan terbaru. Akan tetapi, Pusat Hak Asasi Insan Teluk (Persia), (GCHR), yang bermarkas di Libanon menghitung bahwa julah keseluruhannya ialah 12.

Baca: Okaz: Arab Saudi Tangkap Hampir Sejuta Orang dalam 4 Hari

Penangkapan tujuh orang diadukan oleh banyak pejabat Saudi selama akhir pekan, dengan kelompok-kelompok hak asasi sebagian besar mengidentifikasi mereka selaku wanita yang sudah lama mengkampanyekan hak demi mengemudi dan mengakhiri sistem yang membelenggu kebebasan wanita demi membikin keputusan, dengan membikin mereka wajib mengikuti keputusan yang dibuat oleh “wali laki-laki.”

“Walaupun ada kecaman internasional dan seruan demi pembebasan para aktivis ini, mereka masih tetap ditahan atas kamapnye damai hak asasi insan mereka,” kata Samah Hadid, direktur kampanye Amnesty Timur Tengah.

“Otoritas Arab Saudi bukan bisa meneruskan demi mengumumkan secara terbuka bahwa mereka berdedikasi demi melaksanakan reformasi sambil memperlakukan para aktivis hak-hak perempuan dengan cara yang kejam ini,” tambahnya.

Baca: HRW: Barat Wajib Berhenti “Diam” Atas Pelanggaran HAM Saudi

Pada hari Minggu, koran Saudi Okaz tampaknya memberikan peringatan keras terhadap para aktivis hak asasi insan lainnya dengan mengabarkan bahwa tujuh orang yang ditangkap sehari sebelumnya bisa jadi berhadapan dengan hukuman mati.

Para pengacara dan hakim Saudi, temporer itu, menjelaskan terhadap portal kabar Middle East Eye bahwa mereka bakal berhadapan dengan hukuman kalau penyelidikan pemerintah menghasilkan dakwaan makar dan konspirasi kepada negara.

Sebagian besar tahanan ialah tokoh terkemuka, yang menikmati rasa hormat di kalangan akar rumput Saudi, masuk didalamnya profesor universitas dan psikoterapis. (ARN)


Lagi, Saudi Tangkap 3 Wanita Aktivis HAM

You might like

About the Author: Muhammad Najib

KOLOM KOMENTAR ANDA :