Kudeta Angkatan bersenjata di Turki Gagal Total?

Website Islam Institute

ANKARA, KUDETA MILITER DI TURKI – Apakah kudeta militer di Turki sukses? Masih berlebihan dini menjelaskan dengan pasti bahwa kudeta kepada Presiden Erdogan di Turki sudah sukses. Laporan teranyar berbicara mengenai hal bentrokan bersenjata antara angkatan bersenjata Turki dan sipil yang menentang kudeta. Hal ini masih memungkinkan kudeta angkatan bersenjata di Turki gagal.

Tetapi juga Penting diingat, fakta memperlihatkan Erdogan tidak mempunyai akses ke televisi nasional dan mencari sokongan untuk pengikutnya melalui sebuah Tanya Jawab dengan CNN Turk yang ditunaikan melalui ponsel dan FaceTime. Hal ini memperlihatkan ia kehilangan kendali. Ia juga meminta para pengikutnya untuk turun ke jalan untuk memprotes kudeta, mereka yang bertentangan aksi kudeta dengan meminta mereka untuk tetap tenang.

Hal ini juga mengindikasikan bahwa ia kehilangan kendali dan memperlihatkan angkatan bersenjata tidak lagi mentaati Erdogan. NBC yang mengutip sumber angkatan bersenjata AS menjelaskan, pesawat Presiden Erdogan ditolak mendarat di bandara Istanbul. Kalau seperti ini, maka ia sungguh-sungguh sudah kehilangan kendali atas terjadinya kudeta angkatan bersenjata di Turki.

 

 

Terlepas dari keberhasilan atau tidaknya kudeta angkatan bersenjata di Turki, ada seorang pejabat Uni Eropa sudah memperlihatkan bahwa ini terang kudeta yang didalangi oleh sebagian besar angkatan bersenjata, di mana sejauh ini tidak ada dari angkatan bersenjata yang menetang kudeta yang tengah berlangsung. Bahkan ada laporan yang mengumumkan bahwa unit angkatan bersenjata Turki tengah ditarik dari Irak dan tengah ditransfer ke Ankara untuk menyokong kudeta angkatan bersenjata di Turki.

Ada info yang cukup untuk menjelaskan siapa komplotan kudeta dan apa niat mereka. Mungkin ini masih beberapa Sangkaan:

(1) Kudeta angkatan bersenjata di Turki ini diplaningkan dengan hati-hati dan disiapkan secara kerahasiaan serta melibatkan lebih dari 1 cabang dari angkatan bersenjata Turki. Selama pemerintahannya, Erdogan sudah membangun jaringan intelijen yang rumit di dalam Turki, yang malah untuk menjaga dirinya dari kudeta seperti ini. Dia juga memperoleh sokongan dari polisi, yang sudah dikemas jadi pendukungnya. Walaupun kudeta ini tampaknya melibatkan semua angkatan bersenjata sudah meluncurkan konspirasi luas dan terorganisasi dengan baik.

Kudeta angkatan bersenjata di Turki sudah di persiapkan beberapa bulan sebelumnya. Kalau seperti ini, maka tidak mungkin kudeta itu dipicu oleh permintaan maaf Erdogan untuk Rusia atas insiden aksi tembak SU24 yang jatuh pada November tahun lalu. Sebaliknya, tampaknya lebih mungkin Erdogan membikin permintaan maaf itu sebab ia merasakan situasi dengan angkatan bersenjata memburuk dan mengambil langkah itu untuk menenangkan mereka.

Analisa ini lebih mungkin, bahwa perencanaan kudeta diawali pada awal tahun waktu Erdogan berencana untuk menyampaikan Tentara Turki ke Suriah untuk membantu para pemberontak di sana. Proposal intervensi angkatan bersenjata di Suriah diketahui sudah populer di kalangan angkatan bersenjata Turki, dan mungkin hal ini yang memicu planning kudeta angkatan bersenjata di Turki.

 

(2) Erdogan menyalahkan gerakan Islam Gulen atas kudeta militer di Turki yang tengah berlangsung. Sementara itu, tampaknya lebih mungkin bahwa komplotan kudeta ialah petugas Kemalis.

rilis mereka berbunyi selaku berikut:

“Angkatan Bersenjata Turki sudah sungguh-sungguh mengambil alih pemerintahan untuk mengembalikan tatanan konstitusional, hak asasi manusia dan kebebasan, aturan hukum serta keamanan umum yang rusak. Seluruh perjanjian internasional yang masih berlaku. Kami berkeinginan bahwa seluruh hubungan baik kami dengan seluruh negara akan terus berlanjut.”

Seperti apa masa depan Turki, sementara ini sulit untuk diprediksi. Wajib ada perhatian serius bagi masa depan negara Turki. Sebab kalau tidak, akan menimbulkan perang saudara.

Pada tahun 1960 pasukan Turki menggulingkan pemimpin Turki sebelumnya berorientasi Islam -Perdana Menteri Adnan Menderes- akhirnya sesudah dia dieksekusi. Api konflik politik di Turki pada 1970-an sudah membawa Turki ke ambang perang saudara. Kudeta angkatan bersenjata di Turki kali ini menandakan situasi destabilisasi oleh keputusan strategi Erdogan yang kian aneh.

Kondisi di Turki waktu ini tampak lebih berbahaya daripada di tahun 1960-an, dimana aksi anarkis dan kelompok-kelompok ekstrimis tumbuh subur sesudah negara itu membuka negaranya untuk lalu lintas kubu teroris ke Suriah, Bughot Kurdi, dan keterlibatan Turki dalam perang di Suriah.

Ini akan dibutuhkan Skill politik yang besar dan keberanian untuk mengatasi krisis Turki, dan waktu ini tidak terang apa yang akan terjadi beberapa hari ke depan. Apapun masih akan mungkin terjadi di luar perkiraan.   (al/arn)

 

You might like

About the Author: admin

1 Comment

  1. insyaAllah gagal total 100%,,,,,,,semoga Allag SWT menjagamu erdogan,engkaulah salah satu pemimpin islam yg berpihak kepada agamamu,rakyatmu akan mengorbankan darah dan nyawa demi mu selalu menegakkan kehormatan islam,,

KOLOM KOMENTAR ANDA :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.