KPK Tetapkan Bupati Busel Tersangka Suap Rp409 Juta

KPK Tetapkan Bupati Busel Tersangka Suap Rp409 Juta


loading…

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Buton Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra) Agus Feisal Hidayat‎ selaku ‎tersangka penerima suap dari Tony Kongres alias Acucu.Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengumumkan,   KPK melaksanakan penyelidikan semenjak 18 April 2018 sesudah menerima laporan masarakat terkait dugaan penerimaan suap terkait proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buton Selatan (Busel). hingga akhirnya dilaksanakan operasi tangkap tangan pada Rabu (23/5). Tim KPK mengamankan 11 orang.

Mereka yaitu Agus Feisal Hidayat selaku Bupati Busel periode 2017-2022, ajudan Bupati Busel bernama Laode Yusrin, petinggi PT Barokah Batauga Mandiri Tony Kongres alias Acucu, driver Bupati Busel bernama Laode Muhammad Nasrun, pegawai bank BRI KPC Kota Bau-Bau sekaligus orang kepercayaan Tony yaitu Aswardy, keponakan Tony bernama Fonny, PNS sekaligus Bendahara Sekretariat Daerah Pemkab Busel bernama Elvis, Theo selaku pengurus proyek di Pemkab Busel, dan 3 konsultan politik.

3 konsultan politik guna calon wakil gubernur Sultra dalam Pilkada Serentak 2018 yaitu La Ode Muhammad Syafei Kahar. Ketiganya ialah Jossi Daniel Sedona, Syamsuddin, dan Ari. Selepas pemeriksaan awal di Polres Kota Bau-Bau lantas diterbangkan tujuh pihak menuju Jakarta dan menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung Merah Putih KPK pada Kamis (24/5/2018).

sesudah dilaksanakan pemeriksaan intensif disusul gelar perkara (ekspose) lantas disimpulkan terjadi dugaan suap oleh Agus Feisal Hidayat dari Tony Kongres alias Acucu terkait proyek-proyek pekerjaan di lingkungan Pemkab Busel. Salah satunya, tutur Basaria, yaitu proyek pendirian rehabilitasi rumah jabatan wakil bupati Busel lanjutan tahap III pada 2018 dengan pagu anggaran Rp3 miliar nilai penawaran Rp2.996.140.000 yang dimenangkan ‎PT Barokah Batuaga Mandiri.

Loading...
loading...

“Diduga tersangka AFH (Agus Feisal Hidayat) yang merupakan Bupati Buton Selatan periode 2017-2022 menerima total Rp409 juta dari tersangka TK (Tony Kongres) selaku pemberi, terkait proyek-proyek pekerjaan di Pemkab Buton Selatan. Guna proyek pendirian rumah jabatan wakil bupati itu nilai komitmen feenya guna AFH sebesar 30 %,” tegas Basaria ketika konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (24/5/2018) malam.

Basaria meneruskan, uang sebesar Rp409 juta tersebut, bersumber atau berasal dari Tonny dan sebagian lainnya dari para kontraktor lainnya. Tonny diduga berperan selaku koordinator dan pengepul biaya guna diberikan menuju Agus.

Atas perbuatannya, Agus disangkakan dengan Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 UU Pemberantasan Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-(1) KUHPidana. Kepada Tony dijerat dengan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 UU Pemberantasan Tipikor.

“Jadi memang ada tidak sedikit proyek yang diurus guna dimenangkan. Masih ada proyek-proyek lain selain rehabilitasi rujab wakil bupati tadi. Jadi tiap ada kebutuhan, Bupati (Agus) lantas mengontak TK guna mempersiapkan. sebelum ini diduga ada penerimaan lain,” ucapnya.

(pur)

KPK Tetapkan Bupati Busel Tersangka Suap Rp409 Juta

Loading...

[Source]

loading...

You might like

About the Author: Ahmad Naufal

KOLOM KOMENTAR ANDA :