Korut terhadap Trump: Pintu Dialog Masih Terbuka

Korut terhadap Trump: Pintu Dialog Masih Terbuka


loading…

PYONGYANG – Korea Utara (Korut) menjelaskan bahwa pihaknya masih terbuka demi berbicara dengan Amerika Serikat (AS), terlepas dari ancaman tindakan angkatan bersenjata Donald Trump pasca membatalkan perjumpaan mereka pada 12 Juni di Singapura.Pyongyang mendeskripsikan keputusan Presiden AS itu demi membatalkan perjumpaan yang sudah dinantikan tersebut selaku sesuatu yang amat disesalkan.

“Pengumuman tiba-tiba dari pembatalan perjumpaan itu amat bukan kami duga dan kami bukan bisa menemukan kata yang tepat kecuali amat disesalkan,” kata Kim Kye-gwan, Wakil Menteri Luar Negeri Korut, dalam sebuah pengumuman terbuka yang disiarkan oleh kantor kabar yang dikelola negara, KCNA.

“Kami kembali mengumumkan terhadap AS kesediaan kami demi duduk berhadap-hadapan kapan saja dalam bentuk apa juga demi menuntaskan problem,” Kim menambahkan semirip dilansir dari Telegraph, Jumat (25/5/2018).

Presiden AS menjelaskan pada hari Kamis menjelaskan angkatan bersenjata Amerika “siap kalau perlu” demi bereaksi dengan sekutunya kalau Korut mengambil “tindakan bodoh atau sembrono”.

sebelum ini Trump pun secara resmi membatalkan perjumpaan melalui surat yang dikeluarkan oleh Gedung Putih.

“Kami diberitahu bahwa perjumpaan itu diminta oleh Korea Utara, tetapi itu bagi kami sama sekali bukan relevan. Aku amat ingin berada di sana berbarengan Anda,” tulis Trump.

Loading...
loading...

“Sayangnya, berdasarkan kemarahan yang luar biasa dan permusuhan terbuka yang ditampilkan dalam pengumuman terbuka terbaru Anda, aku merasa waktunya bukan tepat pada ketika ini demi menggelar perjumpaan yang sudah direncanakan selama ini,” imbuhnya.

Trump menjelaskan kesempatan yang hilang ini ialah momen yang sungguh-sungguh menyedihkan dalam sejarah dan lelaki berumur 71 tahun itu tampak terbuka demi mengatur kembali sebuah perbincangan.

“Kalau Anda berubah pikiran berhubungan dengan perjumpaan puncak yang paling penting ini, jangan ragu demi menelepon aku atau mecatat surat,” katanya.

Tetapi presiden AS pun mengeluarkan ancaman yang Terang: “Anda berbicara soal kesanggupan nuklir Anda, tetapi (nuklir) kami amat besar dan kuat sehingga aku berdoa terhadap Tuhan mereka bukan bakal pernah dipakai.”

Trump lalu menjelaskan dia sudah berbicara dengan James Mattis, Menteri Pertahanan AS, dan para kepala staf gabungan AS, menambahkan bahwa angkatan bersenjata AS siap kalau diperlukan.

(ian)

Korut terhadap Trump: Pintu Dialog Masih Terbuka

Loading...

[Surce]

loading...

You might like

About the Author: Muhammad Najib

KOLOM KOMENTAR ANDA :