Komandan Jundu al-Sham Akui Kehebatan Prajurit Suriah

Komandan Jundu al-Sham mengakui bahwa mereka nggak papat melarang kemajuan prajurit Suriah. Para teroris akhirnya berangkat ke kota-kota lain di bagian Barat Lattakia.

 

Abu Walid al-Shishani

Islam-Institute, DAMASKUS – Ini pengakuan jujur bagaimana kubu teroris mengalami kerepotan berhadapan dengan kehebatan prajurit Suriah. Ialah pimpinan kubu teroris Jundu al-Sham, Abu Walid al-Shishani mengumumkan bahwa pasukannya nggak lagi dapat memblokir kemajuan prajurit Suriah.

Abu Walid Al-Shishani, muncul dalam pesan video pada Rabu (13/01), mengacu pada situasi yang menakutkan dari pasukannya di Suriah, mengatakan dengan tegas bahwa mereka nggak lagi sanggup melawan prajurit Suriah di Provinsi Lattakia.

Dia juga menjelaskan bahwa kesiapan dan hitungan total pasukannya sudah berkurang, Dia juga menambahkan bahwa masuknya teroris ISIS sudah menyebabkan berkurangnya sokongan keuangan pada anggota milisi Jundu al-Sham, dan hal itu juga mengakibatkan sejumlah pasukannya berkoalisi dengan ISIS.

Dia membikin pernyataan tersebut, sesudah prajurit Suriah dan pasukan populer mengontrol full atas lebih dari 300 kilometer persegi tanah di bagian Utara dari provinsi Lattakia.

Pada tanggal 7 Oktober, prajurit Suriah mulai melaksanakan operasi besar dengan angkatan udara Rusia di provinsi Lattakia untuk melarang teroris maju ke arah kota Lattakia.

Prajurit Suriah dan pejuang Hizbullah sudah membersihkan teroris lebih dari 300 kilometer persegi tanah di Lattakia dalam 3 bulan terakhir.

seusai sukses mengontrol kota Idlib, teroris memulai serbuan berat ke Provinsi Lattakia dengan sokongan Turki dan perangkat keras angkatan bersenjata canggih.

Tetapi prajurit dan pasukan NDF melarang teroris dari mencapai maksud mereka di Provinsi Lattakia.

sebelum ini prajurit Suriah juga sukses membebaskan kota strategis Salma, pada Selasa lalu. Keberhasilan ini merupakan kekalahan buruk bagi teroris. Para teroris sekarang sudah berangkat ke kota-kota lain di bagian Barat Lattakia.

Jet perang Suriah dan unit artileri berat negara menyerbu posisi kubu anggota milisi dari sisi yang tak sama dari kota Salma, selama beberapa jam pada Selasa pagi.

Lalu prajurit Suriah dan Prajurit Nasional (NDF) memotivasi kembali kelompok-kelompok anggota milisi dari pedesaan Utara Salma dan maju ke arah kota dari dua arah.  (AL/ARN/AU/FN)

 

Jasa Website Alhadiy

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :