Home / Berita Irak / Koalisi AS Justru Menyerang Pasukan Irak, Bukan ke ISIS

Koalisi AS Justru Menyerang Pasukan Irak, Bukan ke ISIS

Koalisi Pimpinan AS Justru Menyerang Pasukan Rakyat Irak, Bukan Menyerang ISIS

Pada bulan Januari 2015, Hakem al-Zameli, pejabat militer Irak itu menggaris bawahi bahwa koalisi AS adalah penyebab utama mengapa ISIS selama ini masih tetap berada di Irak.

Islam-Institute, BAGHDAD – Seorang anggota keamanan Irak mengungkapkan bahwa serangan udara koalisi AS telah sekali lagi menewaskan 22 tentara relawan Irak pada hari Selasa(27/10) kemarin.

Koalisi anti ISIS pimpinan AS justru menargetkan posisi pasukan Irak dan bukan menargetkan posisi-posisi ISIS di wilayah Barat Irak.

“Jet-jet tempur pasukan koalisi AS justru menyerang pasukan Irak setelah mereka (pasukan rakyat) memperoleh kemenangan di dekat kota Ramadi meliputi jembatan al-Jama dan jembatan al-Davajen,” ungkap anggota keamanan tersebut.

Ia mencatat bahwa setidaknya 22 pasukan Irak, termasuk pasukan relawan, yang dikenal sebagai Al-Hashad Al-Shabi, tewas dalam serangan udara pimpinan AS di Ramadi.

AS telah berulang kali menyerang posisi pasukan rakyat di berbagai belahan Irak. Jadi sebenarnya keberadaan koalisi AS justru menjadi hambatan besar bagi pasukan Irak dalam melawan teroris ISIS di Irak.

Pada bulan Juni, jet-jet tempur militer koalisi AS menyerang posisi pasukan Irak ‘di provinsi Anbar, Irak Barat. Jadi, keberadaan militer koalisi AS benar-benar menjadi hambatan berat bagi pasukan Irak untuk mengusir ISIS dari bumi Irak.

Koalisi AS Justru Menyerang Pasukan Irak, Bukan ke ISIS

 

Jet-jet tempur koalisi yang dipimpin AS menghantam pangkalan bataliyon tentara Hizbullah Irak di Fallujah, provinsi Anbar, menewaskan 6 tentara dan melukai 8 orang lain.

Pada awal Mei, pasukan koalisi anti-ISIS pimpinan AS menyerang posisi pasukan rakyat Irak dekat Baghdad, dan menewaskan sejumlah pasukan relawan.

Sementara, Kepala Parlemen Keamanan Nasional dan Komite Pertahanan, Hakem al-Zameli, juga mengungkapkan bahwa pesawat koalisi anti ISIS ini telah memasok senjata dan bahan makanan untuk ISIS di provinsi Salahuddin, Al-Anbar dan Diyala.

Pada bulan Januari 2015, Hakem al-Zameli, pejabat militer Irak itu menggaris bawahi bahwa koalisi AS adalah penyebab utama mengapa ISIS selama ini masih tetap berada di Irak. (AL/ARN/lm/fna)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Menteri Perang ISIS Eks Kepala Pasukan Khusus Didikan AS

MOSUL, Menteri Perang ISIS – Kolonel Gulmurod Khalimov, mantan kepala pasukan khusus Tajikistan. Sosok ini pernah ...