Klarifikasi Peristiwa Menegangkan Antara BANSER dan FPI di Wonosobo

Klarifikasi Peristiwa Menegangkan Antara BANSER dan FPI di Wonosobo

Klarifikasi Peristiwa Menegangkan Antara BANSER dan FPI di Wonosobo

  1. Pada tanggal 18 juli 2018, jam 18.30 WIB, tiga orang Banser Kota Wonosobo menyikapi keluhan warga bahwa ada seorang yg bernama Basirin biasa dipanggil Erin, pedagang buah, yg merupakan pengurus FPI Wonosobo. Menurut warga, Erin kerap mengajak masyarakat untuk ikut FPI. Lalu anggota Banser tersebut mendatangi rumah saudara Erin tersebut untuk bertabayun, melakukan klarifikasi.

  2. Namun saudara Erin malah menantang, dengan mengatakan “Iya, saya pengurus FPI, kalian mau apa?”, sampai akhirnya terjadi saling dorong, bukan pemukulan seperti yg diberitakan.

  3. Tidak benar bahwa namanya adalah Gus Abbas sebagaimana yg diberitakan, namanya adalah Basirin dan bukan Gus. Namun berdasarkan pengakuan saudara Erin sendiri bahwa dia adalah pengurus FPI.

  4. Kasatkorcab Banser Wonosobo, bersama Kapolres lalu turun, melakukan konsolidasi, dan mengintruksikan Banser yg sudah banyak berkumpul di daerah Kalianget (dekat dengan rumah saudara Erin) karena aksi provokasi dari saudara Erin (Basirin) itu agar segera membubarkan diri.

    Loading...
    loading...
  5. Tidak benar jika Banser melakukan aksi penyerbuan ke kediaman Pak Mukholid (Ketua FPI Wonosobo). Rencana tabayyun ke Pak Mukholid diurungkan karena kuatir kondisi bisa tidak terkendali. Dan sebagai informasi, bahwa adik dari pak Mukholid itu adalah seorang Banser, yg bernama sahabat Nurcholis yg juga menyangkan kakaknya tersebut kenapa bisa jadi Ketua FPI

  6. Hari ini rencana akan dilakukan pemanggilan oleh pihak Polres Wonosobo kepada pengurus FPI atas isu2 provokatif yg tidak benar yg telah disebarkan oleh pihak2 yang tidak bertanggung Jawab.

  7. Beberapa Pimpinan Ormas Kepemudaan, yg berada di Wonosobo menyatakan dukungan terhadap Banser sebagaimana yg telah dilakukan via telepon ke Kasatkorcab, karena memang selama ini keberadaan FPI di Wonosobo telah meresahkan warga masyarakat.

  8. Adpaun hal2 yg terkait dg isu seperti “ada korban luka dan dibawa ke rumah sakit” itu tidak benar, karena kejadiannya hanya saling dorong saja sehingga tidak mungkin sampai berdarah2.

  9. Hati2 dan selalu waspada terhadap berbagai provokasi yg disebarkan oleh pihak2 yg tidak bertanggung jawab.

  10. Klarifikasi ini ditulis berdasarkan hasil percakapan via telepon Kasatkorcab Banser Wonosobo, Sahabat Kurniyanto.

Loading...

https://www.facebook.com/DafidFuadi/posts/2320425674642236

loading...

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :