Cerita Mualaf Australia, Kenapa Sandra La Bianca Masuk Islam?

Website Islam Institute
Loading...

Mualaf Australia : Sandra La Bianca, Konsep Ketuhanan dalam Islam Masuk Akal

Beranjak dewasa, mualaf Australia Sandra La Bianca mulai berinteraksi dengan komunitas agama, termasuk ummat Islam.

Mualaf Australia – Sandra La Bianca seorang gadis desa sebuah peternakan di Australia Barat. Semenjak kecil, mualaf Australia ini membantu orangtuanya mengurusi sapi dan domba. Nyaris, tidak ada pendidikan agama yang ia peroleh dari ke-2 orangtuanya.

“Saya cuma diberitahu untuk percaya ke Tuhan,” kata Sandra La Bianca dikutip Onislam, Sabtu (14/2).

Beranjak dewasa, Sandra La Bianca mulai berinteraksi dengan perkumpulan agama, termasuk ummat Islam. Apalagi profesinya selaku resepsionis, memungkinnya berjumpa dengan kaum muslim dan muslimah.

Mualaf tengah berdoa (foto illustrasi), Cerita Mualaf Australia, Sandra La Bianca. La Bianca pun bersyahadat, butuh 3 tahun untuk sungguh-sungguh memahami ajaran Islam – Foto Illustrasi Google.

Awal Mula ‘Mualaf Australia’ Sandra La Bianca Tertarik Ajaran Islam

Di tempatnya bekerja, sang mualaf Australia La Bianca berkenalkan dengan Tasneem, salah seorang dari ummat Islam asal Afrika Selatan. Ia tidak mengenakan jilbab tapi shalat 5 waktu. Tetapi, ia juga mengklaim senantiasa mengkonsumsi daging halal dan tidak mengkonsumsi minuman keras.

loading...

“Dari Tasneem, saya belajar berpuasa di bulan suci Ramadhan,” kata Sandra La Bianca.

Interaksi keduanya kian akrab. Ini sebab, La Bianca mulai tertarik dengan ajaran Islam. “Saya merasa saban Muslim begitu hangat, ramah, dan halus,” ujar mualaf Australia ini.

Ketertarikan La Bianca kepada Islam kian kuat saat ia berjumpa dengan calon suaminya, yang seorang Muslim. Sebab orang tuanya setuju, La Bianca akhirnya nikah dengan seorang Muslim.

Semenjak perkawinan itu, mualaf Australia Sandra La Bianca mulai ikut kelas pendidikan agama Islam. Ia ubah gaya berpakaian. Ia kenakan rok dan kemeja panjang. Selama mempelajari Islam, ia menyadari konsep Ketuhanan dalam Islam masuk akal.

“Yang saya kagumi, apa yang kita perbuat maka kita mesti mempertanggung-jawabkannya,” kata mualaf Australia Sandra La Bianca.

Tahapan ketertarikan La Bianca kepada Islam mulai pada mengenakan hijab. Awalnya, ke-2 orangtua Bianca tidak menyukai Pergantian pada anaknya itu. “Saya jelaskan ke orang tua, apa yang saya lakukan ialah hal yang benar,” kata dia.

“Awalnya saya kerepotan. Namun jilbab membikin saya merasa dihormati.”

loading...

Mualaf Australia itu, La Bianca pun akhirnya bersyahadat. “Saya meminta ummat Islam untuk bersabar dengan proses transisi yang dialami mualaf. Saya butuh 3 tahun untuk sungguh-sungguh memahami ajaran Islam,” pesan mualaf Australia – (al/republika)

Loading...

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :