Kisah Keajaiban Alfatihah 100 x dan Sholawat 100 x

KISAH AL PATEKAH
Loading...

Kisah Keajaiban Alfatihah 100 x dan Sholawat 100 x

Kisah Keajaiban Alfatihah 100 x dan Sholawat 100 x. Dalam seminggu ini ramai orang mempermasalahkan lafal Alfateka yang diucapkan oleh Presiden Joko Widodo. Sebenarnya itu tidak masalah karena Presiden Joko Widodo mengucapkannya dengan aksen Jawa yang sudah lumrah di tanah Jawa.

Kali ini tidak membicarakan Alfateka ala Presiden Joko Widodo, tapi berikut ini ialah cerita keajaiban Alfatihah.

Suatu hari Kyai Ahmad Dalhar Watu Congol, Magelang kedatangan seseorang tamu Tionghoa non Muslim. Sang tamu bercerita bahwa perusahaannya bangkrut dan ia mesti menanggung hutang yang cukup banyak. Sang tamu minta ke Kyai supaya diberi ‘amalan’ yang bisa ‘mendatangkan’ rejeki sehingga sang tamu bisa melunasi hutang-hutangnya.

Tanpa banyak kata Kyai Ahmad memberi ‘ijazah’ supaya sang tamu mengamalkan wirid dengan membaca fatihah dan sholawat. Kyai Ahmad berucap: “Wocoen: fatihah satus, sholawat satus. bendino!” (Baca tiap hari! fatihah 100 x dan sholawat 100 x).

Tanpa banyak komentar sang tamu lalu mohon pamit dan pulang.

loading...

KISAH AL PATEKAH

Hutang Lunas, Perusahaan Bangkit Lagi dengan Wirid Fatihah 100 x dan Sholawat 100 x

Setahun sesudah kejadian itu, Kyai Ahmad kedatangan tamu yang membawa oleh-oleh “wah” mulai dari makanan sampai barang-barang berharga.

Kyai Ahmad pun bertanya-tanya kenapa ada tamu yang membawa pemberian begitu banyak. Sang tamu pun menerangkan bahwa berkat menjalankan “amalan” Kyai Ahmad ia memperoleh jalan keluar. Hutang-hutangnya terlunasi, perusahaannya bisa bangkit kembali.

Kyai Ahmad menanyakan, lho kamu Islam apa bukan? Dijawab bukan Islam. Lalu engkau mengamalkan apa? Dijawabnya, “Ya itu Kyai, yang dari panjenengan itu. Panjenengan kan nyuruh saya supaya membaca “Fatihah satus, sholawat satus…. fatihah satus, sholawat satus….” Ya itu yang saya baca sebanyak-banyaknya.”

Loading...

INFO POPULER

______________________
loading...

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :