Khamenei: Nama Trump Bakal Hilang dalam Sejarah

Khamenei: Nama Trump Bakal Hilang dalam Sejarah


loading…

TEHERAN – Pemimpin spiritual tertinggi Iran menjelaskan bahwa keberatan Amerika Serikat (AS) atas kesepakatan nuklir 2015 ialah dalih guna perubahan rezim. Ia bersumpah bahwa AS pasti gagal bagaikan kucing terkenal di kartun Tom and Jerry.Ayatollah Ali Khamenei menjelaskan bahwa Iran bisa memulai kembali aktifitas nuklir yang dihentikan di bawah perjanjian kalau Eropa gagal guna menjaga perjanjian tersebut sesudah AS menarik diri.

Hal itu dikatakan Khamenei dua hari sesudah Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, mengancam Iran dengan sanksi terkuat dalam sejarah.

“Semenjak awal revolusi sampai hari ini, AS sudah melaksanakan segala macam permusuhan guna memukul Republik Islam. Seluruhnya tindakan ini ditujukan guna ‘menggulingkan’ Republik Islam,” kata Ayatollah di depan para pejabat senior guna menandai bulan suci Ramadhan.

“Anda bisa membandingkan Republik Islam sekarang sampai 40 tahun yang lalu, dan menyaksikan bahwa itu bergerak maju dengan banyak kesanggupan. Jadi, seluruhnya plot mereka gagal bagaikan kucing terkenal dari kartun Tom and Jerry,” imbuhnya bagaikan dilansir dari The Guardian, Kamis (24/5/2018).

Khamenei membandingkan Donald Trump dengan para pendahulunya, terutama George W Bush, neokonservatif lainnya, dan Ronald Reagan. Ia menjelaskan bahwa Trump bakal hilang dalam sejarah. Ayatollah menjelaskan bahwa Teheran tak bisa berinteraksi dengan pemerintah AS asbab tak memegang komitmen.

Ia mengisyaratkan keputusan Trump awal bulan ini guna menarik AS keluar dari kesepakatan nuklir, yang dikenal selaku Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA), menghantam Iran dan enam power utama dunia.

Loading...
loading...

Dia berkata: “(Amerika) mengancam (kita) dan menentang komitmen mereka. Ini ialah respon guna seluruhnya orang yang, berulang kali, dari waktu menuju waktu menanyakan terhadap aku: ‘Kenapa kita tak bernegosiasi dengan AS, atau mengapa kita tak mengembangkan hubungan dengan AS?”

Khamenei menjelaskan AS sebelumnya sudah menyia-nyiakan peluang mendekati Iran selama presiden eks presiden reformis Mohammad Khatami, saat George W Bush menyebut Teheran bagian dari “poros kejahatan”.

Asbab AS menarik diri dari kesepakatan itu, orang-orang Eropa sudah berebut guna menyelamatkan perjanjian, bahkan mengambil langkah-langkah guna membatalkan efek Trump menjatuhkan sanksi pada perusahaan non-AS yang terus melaksanakan bisnis dengan Iran.

Khamenei menjelaskan dia pesimis soal 3 negara Eropa yang terlibat dalam kesepakatan nuklir, Inggris, Prancis dan Jerman, asbab, katanya, mereka sudah membuktikan bahwa pada isu-isu paling sensitif mereka mengikuti AS.

“Tentu saja, Eropa tak bakal berdiri di jalan Amerika Serikat. Mari bersikap realistis dan tak mengandalkan probabilitas,” ujarnya.

Ia menetapkan enam keadaan guna Eropa kalau ingin Iran tetap dalam perjanjian, masuk didalamnya menghentikan keberatan atas tes rudal Iran atau perilaku regional.

Khamenei: Nama Trump Bakal Hilang dalam Sejarah

Loading...

[Surce]

loading...

You might like

About the Author: Muhammad Najib

KOLOM KOMENTAR ANDA :