Ketua Umum GP Ansor Gus Yaqut Dukung Polisi dan Minta Joko Widodo Tidak Hentikan Kasus Rizieq FPI

Ketua Umum GP Ansor Gus Yaqut Dukung Polisi dan Minta Joko Widodo Tidak Hentikan Kasus Rizieq FPI

Ketua Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas menyatakan pihaknya tak rela kalau Presiden Jokowi menghentikan kasus yang menjerat Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab setelah berjumpa dengan petinggi Alumni 212.

Sejumlah petinggi Persaudaraan Alumni 212 dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama berjumpa Joko Widodo di Istana Bogor guna membahas kasus kriminalisasi ulama.

“Tidak (rela) lah. Biar pengadilan yang memutuskan. Presiden enggak usah intervensi,” kata Yaqut terhadap CNNIndonesia.com melalui pesan singkat, Sabtu (28/4).

Yaqut menyatakan GP Ansor amat menolak kalau Joko Widodo tunduk pada keperluan politik dan menghentikan kasus Rizieq yang masih berproses di kepolisian.

Menurut dia hukum wajib tetap ditegakkan. Tak boleh ada faktor apa juga, termasuk faktor politik yang membikin suatu kasus hukum sebagai terhenti.

“GP Ansor menolak keras. Apalagi kalau intervensi dilaksanakan sebab pertimbangan dan tekanan politik,” ucap Yaqut.

Di sisi lain, Yaqut percaya Joko Widodo tak bakal menuruti kemauan Alumni 212 yang menginginkan kasus Rizieq dihentikan. Menurut dia, Joko Widodo bakal tetap membiarkan kasus Rizieq diproses oleh penegak hukum.

Loading...
loading...

“Kecuali dia (Joko Widodo) rela kehilangan pendukungnya-pendukungnya,” kata Yaqut.

Tim 11 Ulama Alumni 212 yang terdiri dari GNPF Ulama, FPI, dan ormas Islam lainnya sudah berjumpa Joko Widodo di Istana Bogor pada Minggu (22/4). Mereka yang datang antara lain Yusuf Muhammad Martak, Slamet Maarif, Muhammad Al Khathath, Sobri Lubis, serta Roudhul Bahar dan Usamah Hisyam.

Yusuf Muhammad Martak menjelaskan perjumpaan itu telah direstui Rizieq Shihab. Rizieq, melalui Yusuf, menyatakan dialog dan musyawarah wajib dikedepankan, termasuk mengenai kriminalisasi ulama yang menurut dia marak terjadi.

Sementara itu, Joko Widodo menjelaskan perjumpaan tersebut selaku bentuk silaturahmi biasa. Dia enggak menyinggung kasus dugaan kriminalisasi ulama dalam perjumpaan itu.

“Semangatnya menjalin tali silaturahmi dengan para ulama, habib, kyai, ustad dari seluruh provinsi yang ada di tanah air,” kata dia, di Tanjung Priok, Rabu (25/4).

(cnnindonesia/ suaraislam)

Ketua Umum GP Ansor Gus Yaqut Dukung Polisi dan Minta Joko Widodo Tidak Hentikan Kasus Rizieq FPI

Loading...

Source

loading...

You might like

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *