Ketika OTT KPK di Sukamiskin, Fuad Amin Tidak Ada dalam Sel

Ketika OTT KPK di Sukamiskin, Fuad Amin Tidak Ada dalam Sel


Fuad Amin

BANDUNG – Sabtu, 21 Juli 2018 dini hari, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel dua sel tahanan di dalam Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat. Penyegelan menyusul penangkapan Kalapas Sukamiskin Wahid Husen dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Baca: Selain Tangkap Kalapas Sukamiskin, KPK Amankan Artis Cantik Inneke Koesherawati

Wakil Ketua KPK Alexander Mawarta menjelaskan OTT terkait dugaan Kalapas Sukamiskin menerima suap terkait ‘fasilitas’ napi dan izin ke luar lapas.

Mereka yang ditangkap lalu dibawa ke kantor KPK untuk pemeriksaan lebih detail. Dalam aktifitas ini, KPK juga menyegel sel Fuad Amin dan Tubagus Chaeri Wardana (Wawan). Selain itu, ikut diamankan Fahmi Darmawansyah dan istrinya, Inneke Koesherawati.

Dan diketahui pula bahwa dua sel yang disegel ialah sel Eks Bupati Bangkalan, Fuad Amin, dan sel yang dihuni Wawan, Andik eks Gubernur Banten Ratu Atut.

Baca: Penangkapan Kalapas Sukamiskin, KPK Sita Uang Tunai dan Mobil

Penangkapan Wahid Husen diduga terkait dengan sejumlah izin keluar Lapas napi-napi Sukamiskin. Fuad Amin sejumlah waktu lalu diketahui sempat membikin heboh sebab kepergok plesiran ketika izin keluar Lapas sebab sakit.

Ditahan di Lapas Sukamiskin, menurut Kalapas Sukamiskin Dedi Handoko pada Februari lalu, Fuad Amin yang diganjar sebab pencucian uang Rp 414 miliar itu, sering minta izin keluar untuk berobat dan mengontrol penyakit komplikasi vertigo, jantung dan stroke di Rumah Sakit Dhustira, Kota Cimahi.

Loading...
loading...

Sebulan lalu, Dedi Handoko enggak lagi menjabat Kalapas Sukamiskin digantikan oleh Wahid Husen yang ditangkap OTT KPK.

Baca: DAHSYAT.. ‘250 Miliar’ Aset Fuad Amin Dirampas dan Dimiskinkan Oleh KPK

Fakta lain yang terungkap, selama menjalani pengobatan, eks Bupati Bangkalan tersebut kerap singgah di rumah mewah yang berada di Jalan Ir H Djuanda Nomor 175, Bandung. Rumah mewah itu dominan berwarna krem dengan pagar cokelat dan mempunyai dua lantai.

Pembantu di rumah mewah tersebut mengungkap terhadap medis di Jakarta, kalau Fuad Amin memang kerap berkunjung ke rumah majikannya. Tetapi ia malas menyebut nama pemilik rumah tersebut.

Sepertinya, hukuman Fuad Amin yang terjerat kasus suap jual beli gas alam di Bangkalan akan bertambah, seusai divonis 13 tahun hotel prodeo. (ARN)


Source by Samsul Anwar

loading...

You might like

About the Author: Samsul Anwar

KOLOM KOMENTAR ANDA :