Kepala Intelijen AS Ragukan serdadu Arab Saudi dan UEA

Kepala Intelijen AS meragukan kesanggupan pasukan Arab Saudi dan UEA dalam rencana perang di Suriah ….

Islam-Institute, WASHINGTONArab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) mungkin ndak mempunyai kesanggupan yang dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memerangi ISIS, dua kepala intelijen AS bersaksi Selasa (9/02), FNA memberitahukan.

“Saya ndak dapat menilai bahwa pasukan darat Saudi akan mempunyai kontibusi signifikan … dan kapasitas dalam mengambil bagian dalam peperangan ini”, Vincent Stewart, direktur Badan Pertahanan Intelijen, menjelaskan ke Komite Senat Angkatan Bersenjata.

“Sementara Emirat, amat sanggup membebaskan diri dengan baik di Yaman,” tambah Stewart. “Apakah mereka mempunyai kapasitas untuk melaksanakan keduanya di Yaman dan di Irak-Suriah, ini sesuatu yang mustahil dapat mereka lakukan”, kata Stewart. “Saya pikir mereka melaksanakan dengan amat baik di Yaman, tetapi kapasitas mereka untuk melaksanakan peperangan di tempat tak sama dan di waktu yang sama, ndak mungkin dapat”, tambahnya.

Stewart dan Direktur Intelijen Nasional James Clapper menjelaskan pada Selasa lalu, bahwa mereka masih mempersoalkan pasukan kedua negara ini, apakah akan sungguh-sungguh efektif?

“Saya pasti menghargai dan menghargai kesediaan Saudi dan UEA yang ingin terlibat di Suriah, saya pikir itu akan jadi tantangan bagi mereka kalau mereka mencoba untuk mengambil jalan ini” kata Clapper.

UEA dan Arab Saudi membikin penawaran invansi darat ke Suriah bergantung ke pimpinan gabungan. Clapper menafsirkan bahwa keadaan itu artinya dua negara ini siap di bawah komando dan kontrol Pentagon.  (AL/ARN)

 

Jasa Website Alhadiy

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :