Kenapa Fatwa Wahabi Salafi Buat Orang Lebih Suka Maksiat ?

Foto Ustadz Abdullah Ade

 

 

Islam-Institute, Jakarta – Makin merajalelanya maksiat akhir-akhir ini, menurut ustadz Abdullah Ade, gara-gara fatwa Wahabi Salafi membikin orang lebih suka berbuat maksiat daripada ke majelis Dzikir. Karena majelis dzikir itu bid’ah, dan maksiat lebih baik daripada bid’ah, sedemikian ajaran Salafi Wahabi yang amat terkenal.

Fatwa maksiat ini sering di lontarkan oleh Ulama dn pengikut ajaran yang didirikan oleh Muhammad Abdul Wahab (Wahabi / Salafi) untuk menstikma buruk Amaliyah yang di lakukan oleh kebanyakan ummat muslim , contoh ummat muslim yang sedang menyuburkan majelis taklim, dzikir berjama’ah, Tahlil, Yassin, Genduri, dll mereka menyebut perbuatan Bid’ah neraka jaminannya, untuk meyakinkan orang orang Awam merekapun berfatwa “Maksiat Lebih Baik Daripada Bid’ah”.

Lalu dengan bodohnya merakapun menanyakan soal maksiat yang merajalela dimana kpd orang yang selama ini mereka anggap berbuat Bid’ah, Berikut pertanyaanya seperti di ceritkan Oleh Ustadz Abdulah Ade.

Ada ustad salafi wahabi berkata begini : ” lihatlah kemaksiatan makin merajalela, kejahatan makin merajalela”
Ustadz Abdullah Ade menjawab dengan menyeletuk : ” lah ini kan gara-gara elu dan pengikut lu seluruh makanya kemaksiatan dan kejahatan makin merajalela, bukannya elu suka??”

Ustad salafi wahabi berkata ” lha kenapa salah gue, kenapa kami yang menyebabkan maksiat dan kejahatan makin merajalela? jangan fitnah apa buktinya ??

Saya menjawab : “masih ingat ga slogan yang kalian gadang-gadangkan “MAKSIAT LEBIH BAIK DARIPADA BID’AH” , nah akibat slogan kalian ini akhirnya berapa beberapa orang-orang tertipu dan malah memilih maksiat daripada menghadiri majelis taklim yang mengajak merayakan MAULID NABI MUHAMMAD SAW, majelis DZIKIR, majelis SHOLAWAT yang kalian tuduh BIDAH  walhasil para ahli maksiat malah menyambut suka gagasan brilian kalian, tadinya diskotik sepi sekarang jadi ramai berkat slogan kalian, malah beberapa diskotik sekarang malah buka cabang, kami menggelar MAULIDAN NABI MUHAMMAD SAW supaya ummat datang dan menghadiri tempat kebaikan untuk menghindari maksiat, nongkrong-nongkrong kongkow ga terang,
Kami mengajak masarakat tahlilan supaya masarakat kumpul dalam kebaikan, daripada nongkrong main gaplek atau cuman melaksanakan hal-hal sia-sia, jawab Ustadz Abdullah

Kami mengajak masarakat dzikiran supaya masarakat mau berkumpul dalam halaqoh lautan ilmu dan lebih beberapa menyebut asma ALLAHU dan meninggalkan ghibah, daripada ngegosipin orang atau menghadiri konser-konser yang didalamnya bercampur baur dengan kemaksiatan, tapi gara-gara kalian tempat tongkrongan full maksiat berjamur, acara gosip malah makin beberapa dan diminatin, ghibah sana sini jadi kebiasaan.

Tatkala kemaksiatan merajalela maka kejahatan kian merajalela, akibat slogan yang kalian propagandakan dan gadang-gadangkan walhasil beberapa ABABIL memilih menghabiskan waktunya dengan nongkrong-nongkrong daripada belajar ngaji, nggak tidak banyak ABABIL yang menelan mentah-mentah propaganda busuk kalian yang kalian sebar di dunia maya, blog, sosial media
pelacuran makin merajalela, lihatlah berapa beberapa pelacur berkedok agama bermunculan, mereka melaksanakan nikah mut’ah dan misyar secara sembunyi-sembunyi , pelacur ini malah suka gagasan brilian yang mengusung gagasan nikah mutah dan misyar kalian, akibat gagasan kalian mereka aman dan terhindar razia, cukup pakai cadar saja maka orang-orang akan menganggap “oh dia isteri si anu” padahal jikalau diminta surat nikah mereka pelaku misyar ga akan dapat nunjukkan buktinya. Jelas Ustadz Abdullah

Dan waktu seluruh itu terjadi kalian bingung sendiri dan mencari kambing hitamnya ?? bukannya introspeksi diri dan sadar malah menyalahkan orang jikalau kalian terus memusuhi majelis dzikir, majelis maulid, majelis sholawat maka kemaksiatan bukan makin tidak banyak malah makin tambah beberapa, dan ahli maksiat menyambut baik dan mensupport gagasan brilian kalian “MAKSIAT LEBIH BAIK DARIPADA BID’AH” KALIAN MENUDUH BID’AH yang bukan BID’AH, tapi kalian malah mengerjakan MAKSIAT dan menganggap itu boleh dan SUNNAH !! , tagas Ustadz Abdullah Ade

Akibat ulah kalian muncul lah 3 penjahat :

1. PEMBUNUH BERKEDOK AGAMA yang menganggap diri mujahidin padahal mereka ialah TERORIS, mencari biaya dan uang dengan cara merampok tapi ngaku-ngaku ghanimah
2. PENJAHAT KELAMIN BERKEDOK AGAMA yang isi kepalanya “selangkangan” dan hawa nafsu, melaksanakan perzinaan berkedok agama, nikah resmi ga mau sebab ga dapat gonta ganti pasangan jadi penjahat kelamin memilih nikah misyar atau mut’ah
Perempuan baik-baik kalian tuduh pelacur, tapi yang terang pelacur berkedok agama dengan menutupi diri dengan cadar malah kalian bela
3. PEDAGANG IMAN DAN AYAT-AYAT ALLAHU, menjual buku-buku busuk , penipuan dan menyebarkan berita bohong di dunia maya lalu kalian meminta sumbangan dan donasi dari masarakat yang sukses kalian tipu
kalianlah salafi wahabi sumber fitnah dan petakanya !!!

Wahabi salafi mati Kutu dengan respon Ustadz Abdullah Ade, ibarat orang mau perang telah kena jebakan yang dia pasang sendiri.

Sumber: Ustadz Abdullah Ade
Editor: Fauzan Adzlim Purnama

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :