Kenapa Arab Saudi Rugi Milyaran Dolar Atas Boikot Iran ?

Itulah kenapa Arab Saudi telah pasti rugi milyaran dollar atas boikot Iran yang menghentikan sementara pengiriman para jema’ah haji dan Umroh untuk alasan kemanan. Bayangkan kalau langkah Iran ini diikuti oleh Indonesia dan negara-negara lain yang berpenduduk muslim, maka ekonomi Arab Saudi akan lumpuh, bahkam ambruk untuk selama-lamanya.

 

Islam-Institute, RIYADH – Ini ialah fakta bahwa Negara Islam Iran mempunyai hitungan total jemaah haji dan umroh ketiga terbesar sesudah Indonesia dan Pakistan. Iran mengirimkan 61 ribu peziarah saban tahunnya untuk melaksanakan ibadah haji, sementara ibadah umroh, Iran mengirimkan 750 sampai 800 ribu peziarah yang melaksanakan manasik umroh di tanah suci pada saban tahunnya.

Tetapi menyaksikan ketegangan antara Iran dan Arab Saudi, pemerintah Iran mengambil keputusan menghentikan perjalanan umroh untuk sementara waktu dengan alasan keadaan keamanan. Seluruh orang tahu bahwa ekonomi Arab Saudi sekarang melemah dan goyah, dan sekarang perekonomian tersebut mengalami kerugian dari berkurangnya pendapatan umroh dan haji dari para peziarah Iran.

Angka dan Statistik mempertunjukkan bahwa pendapatan Arab Saudi dari ziarah haji merupakan bagian yang signifikan bagi anggaran tahunan negara dan bagi ekonomi secara umum, terutama waktu penurunan pendapatan minyak sebab terjadi penurunan harga minyak, sebagaimana media internasional beberapa menyoroti krisis itu.

Majalah Forbes menyebutkan bahwa pendapatan Arab Saudi dari haji dan umroh pada tahun 2014 sebesar 18,6 miliar dolar US, dan sekarang Riyadh sedang merencanakan usaha untuk meningkatkan pendapatan dari ritual tahunan ibadah haji.

Menurut majalah Forbes, para peziarah haji dan umroh dari Iran memberikan pemasukan sebesar 3 miliar dolar kpd Arab Saudi untuk saban tahunnya. Majalah tersebut tak menyebutkan nominal belanjaan barang para penziarah dari Iran di pasar-pasar Arab Saudi selama melakukan Haji dan Umroh yang tentunya akan mengangkat hitungan total yang sudah disebutkan secara signifikan.

Belum lagi pendapatan yang diperoleh dari anggaran belanja perorangan, kalau kita menjelaskan bahwa rata-rata barang pembelian saban penziarah Iran dari Arab Saudi kisaran seribu dolar untuk saban orangnya, itu artinya para peziarah Iran membelanjakan uang mereka kisaran 750 juta dolar untuk membeli barang dagangan dari pasar Arab Saudi. Sementara para ahli menjelaskan bahwa hitungan total sejatinya jauh lebih tinggi dari pada hitungan total yang sudah disebutkan.

Itulah kenapa Arab Saudi telah pasti rugi milyaran dollar atas boikot Iran yang menghentikan sementara pengiriman para jema’ah haji dan Umroh untuk alasan kemanan. Bayangkan kalau langkah Iran ini diikuti oleh Indonesia dan negara-negara lain yang berpenduduk muslim, maka ekonomi Arab Saudi akan lumpuh, bahkam ambruk untuk selama-lamanya.  (AL/ARN/AS/MP)

You might like

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.