Jasa Web Alhadiy
Berita Irak

Kelompok Teroris dari 100 Negara Asing Berperang di Irak

Menlu Irak mengatakan kelompok-kelompok teroris dari 100 negara asing berperang di Irak. Sebuah laporan PBB pada April lalu mengatakan bahwa lebih dari 25.000 prajurit asing, terkait dengan al-Qaeda dan kelompok teroris ISIS….

 

Islam-Institute, BAGHDAD – Warga asing yang bergabung dalam kelompok-kelompok teroris dari hampir 100 negara telah melakukan aksi terorisme di Irak. Demikian apa disampaikan Menteri Luar Negeri Irak, Ibrahim al-Jafari ketika menjelaskan persoalan terorisme di negaranya. Ia menekankan bahwa negara Irak kini mewakili kekuatan dunia Islam dalam perang melawan terorisme.

“Teroris dari hampir 100 negara telah datang ke Irak, tapi kami bisa bertahan melawan mereka meskipun jumlah mereka besar. Dan oleh karena itu, kita hari ini bisa menyaksikan kekalahan mereka,” kata Jafari, dalam Konferensi Persatuan Islam Internasional  ke-29 di Teheran, Minggu (27/12/15).

“Sementara para teroris sebelumnya menguasai hampir sekitar 55% dari negara kami beberapa waktu lalu, hari ini mereka (hanya) menguasai 19% dari wilayah kami dan kami menyaksikan kegagalan mereka,” tambahnya.

Kepada kaum Muslim di dunia, Jafari menyatakan bahwa mereka harus tahu, rakyat Irak berdiri melawan teroris atas nama dunia Islam yang kuat. Karena AS yang selama seakan memerangi teroris di Irak, pada kenyataannya justru jadi penghalang besar bagi Irak memerangi teroris. Bahkan di medan tempur, AS sering menyerang pasukan Irak.

Pernyataan Jafari ini muncul setelah sebuah laporan PBB pada April lalu mengatakan bahwa lebih dari 25.000 prajurit asing, terkait dengan al-Qaeda dan kelompok teroris ISIS, ikut berperang di Irak, Suriah, Yaman dan negara-negara lainnya.

Analisis yang dilakukan oleh sebuah panel ahli pemantauan sanksi PBB terhadap al-Qaeda dan ISIS itu menunjukkan bahwa jumlah teroris asing melonjak sebesar 71 persen antara pertengahan 2014 dan Maret 2015. Laporan itu menambahkan bahwa aliran militan asing itu meningkat sangat tinggi, dan merupakan angka tertinggi sepanjang sejarah.  (AL/ARN)

Jasa Web Alhadiy
Tags

Related Articles

Jika ada ditemukan artikel yang salah, dan lain-lannya, silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker