Kebohongan Prabowo Terbongkar, Swing Voters Alumni SMA Se-DKI Sokong Presiden Jokowi

Islam Institute, Jakarta—Kebohongan untuk kebohongan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02 terus terbongkar.

Mulai dari Tempe se-tipis ATM sampai Jawa Tengah lebih besar dari Malaysia sebagaimana yang disampaikan Prabowo dalam depat Calon Presiden Perdana beberapa hari lalu.

Tidak lama sesudah Prabowo berbohong di depan publik dan disiarkan banyak media nasional tanah air, Swing Voters Alumni SMA se-Jakarta  langsung menjatuhkan pilihan dan Deklarasi Sokongan ke Presiden Jokowi-Ma’ruf

Sokongan tersebut disampaikan waktu Acara silaturahmi dan dialog bersama-sama Alumni SMA se-Jakarta.

“Saya Hadir ke sini memenuhi undangan rekan-rekan sekalian dan saya mengapresiasi sokongan tersebut,” ucap Budi Karya, melalui siaran pers, Jakarta, Minggu (20/1). Seperti dikutip Antara.

Budi yang juga Ketua Dewan Penasihat Warga Cinta Masjid (MCM) ini menjelaskan sokongan tersebut Adalah luapan kegundahan dari silent majority atas nasib Indonesia ke depan. 

“Silent majority ini bangkit. Indonesia mesti diselamatkan dari pengaruh yang tidak proporsional. Saya apresiasi hal itu,” katanya.

Dalam 3 minggu pergerakan, kata Nanda, telah ada 110 sekolah yang terdata dan dengan member 2.000-an lebih.

“Kenapa memilih Presiden Jokowi, dari yang tadinya kita tidak ngomong sebab kita bukan orang partai. 95 % alumni yang berkoalisi ke kita, bukan orang partai. Sebab kita ingin dipimpin oleh pemimpin yang dapat buat bangsa kita lebih maju. Itu telah terbukti selama 4 tahun Presiden Jokowi memimpin Indonesia,” ucap Nanda.

Dede Radinal, Alumni SMA 4 dan bagian inisiator mengungkapkan pergerakan ini wujud kegundahan kepada situasi politik.

“Ada yang bimbang, ada yang belum menentukan pilihan. Tetapi kita mesti bergerak. Rasa kegundahan kami selaku silent majority kepada situasi politik yang tidak kondusif,” tambah Dede. 

Shared by Ahmad Zaini

You might like

About the Author: Ahmad Zaini

KOLOM KOMENTAR ANDA :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.