Kapolri: 50 Terduga Teroris Sudah Ditangkap Densus 88 di Jakarta

Kapolri: 50 Terduga Teroris Sudah Ditangkap Densus 88 di Jakarta

JAKARTA – Detasemen Khusus (Densus) 88 antiteror terus melaksanakan penangkapan terhadap para terduga teroris yang ada di Indonesia. Mereka yang ditangkap itu ada yang akan melaksanakan aksi teror secara lone wolf atau bisa juga terkait jaringan terorisme.

Beberapa tempat yang ditangkap oleh Densus 88 terhadap para terduga teroris seperti di Jalan Sukamulya 7, Jakarta Pusat pada Senin (9/7) lalu, di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat pada Sabtu (14/7) kemarin, di Yogyakarta pada Kamis (12/7) dan di sejumlah tempat lainnya.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjelaskan, untuk di wilayah DKI Jakarta saja anak buahnya sanggup menangkap 50 orang terhadap para terduga terorisme. Mereka yang ditangkap memang diduga ada kaitannya dengan aksi teror di sejumlah tempat yang ada di wilayah Indonesia.

“Hampir 50 kita tangkap di DKI kaitan dengan jaringan,” katanya di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Senin (16/7).

Eks Kepala BNPT ini pun mengungkapkan, dalam melaksanakan penangkapan kepada para terduga terorisme tersebut. Pihaknya berpedoman kepada UU nomor 5 tahun 2018.

“Jadi kita gunakan UU baru nomor 5 tahun 2018, jika dulu ada perencana atau baru membuat to, sekarang itu udah dapat kita proses,” ungkapnya.

Kalau seseorang atau terduga teroris yang ditangkap itu memang terbukti sebagai anggota atau bagian dari terorisme, maka pihak kepolisian bakal melaksanakan penahanan selama 200 hari lamanya.

“Tetapi sekarang tak cukup menjadi anggota jaringan terorisme, dapat kita tahan 200 hari dan kita bakal lakukan itu,” tandasnya.

Source by Samsul Anwar

You might like

About the Author: Samsul Anwar

KOLOM KOMENTAR ANDA :