Kalau Saudi Hancurkan Harga Minyak, AS Akan Tolong Tahta Saudi

Pesan Kerry kpd Bin Nayef: Hancurkan Harga Minyak, AS Akan Selamatkan Tahta Saudi ….

Islam-Institute, RIYADH – Menurut saluran berita Rusia Россия-24, Sekretaris Negara AS, John Kerry, selama tur di Timur Tengah baru-baru ini berjumpa dengan Putra Mahkota Saudi dan pejabat Saudi senior lainnya sesudah menemui King Salman sang Raja Monarki itu. Muhammad bin Nayef, calon penerus tahta Saudi itu mengeluhkan bahwa Amerika Serikat sudah menggoyahkan aliansi abadinya dengan kerajaan kaya minyak itu semenjak Washington menyetujui kesepakatan nuklir dengan musuh bebuyutan Riyadh, yaitu Iran.

“Yang Mulia, atas nama Presiden Obama, saya dapat menjamin bahwa serdadu kami akan menjaga tahta Saudi. Tetapi untuk menghambat agenda Iran, kami percaya anda mesti membanjiri pasar dengan minyak yang lebih murah,” lapor Россия-24 yang memperoleh transkripsi perjumpaan itu, menguutip pernyataan Kerry.

“Kami, di Arab Saudi mencapai keyakinan pahit ini bahwa Anda [pemerintahan Amerika] dapat dengan mudah membuang sejarah panjang persahabatan kita, sehingga kami berusaha menggantikan aliansi yang sekarat ini dengan membentuk ikatan kuat dengan Inggris atau Israel,” kantor berita Rusia ITAR-TASS mengutip ungkapan pewaris Saudi berumur 56 tahun itu dengan terang, walaupun Sekretaris Kerry diduga sudah meyakinkan lawan bicaranya yang terkemuka itu, bahwa keamanan Arab Saudi ialah sesuatu yang masih jadi komitmen Amerika Serikat.

“Putin sedang mencoba untuk menghidupkan kembali Uni Soviet,” tambah Kerry, “dan kami pasti akan meyakinkan rekan-rekan kami di Pentagon untuk mempergunakan strategi baru dan menyebarkan lebih beberapa lagi kapal perang ke Teluk, maka saya percaya ndak ada alasan untuk kuatir,” jelasnya menenangkan putra Mahkota itu akan kemungkinan besar ancaman Rusia.

Pada akhir Januari, Presiden Putin mengancam rezim Saudi dengan menjelaskan bahwa Rusia akan mengebom Arab Saudi kembali ke kehidupan Zaman Batu kecuali Riyadh menghentikan sokongan kepada terorisme di Suriah dan negara tetangganya, Irak.  (AL/ARN)

 

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :