Berita Terkini

Presiden Jokowi : Saya Bersyukur, NU Teguh Sebagai Perekat Bangsa

[ad_1]

Presiden Jokowi : Saya bersyukur, NU Teguh Sebagai Perekat Bangsa

Presiden Jokowi : Saya bersyukur, NU Teguh Jadi Perekat Bangsa. Presiden RI Ir H Joko Widodo ( Jokowi )menerima kunjungan Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj beserta pengurus harian lain di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (27/8). Dalam pertemuan ini, Presiden mengapresiasi NU sebagai organisasi yang konsisten mempertahankan dan memperjuangkan persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman bangsa Indonesia. “Saya bersyukur, NU teguh jadi […]

Islam-Institute.com, Jakarta – Presiden RI Ir H Joko Widodo ( Jokowi )menerima kunjungan Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj beserta pengurus harian lain di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (27/8). Dalam pertemuan ini, Presiden mengapresiasi NU sebagai organisasi yang konsisten mempertahankan dan memperjuangkan persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman bangsa Indonesia.

“Saya bersyukur, NU teguh jadi perekat bangsa Indonesia,” tulis Presiden Jokowi melalui akun twitter resmi miliknya, @jokowi, Kamis (27/8).

Kepada PBNU, Presiden juga meminta agar dapat menenangkan masyarakat supaya tetap tenang dalam menghadapi kondisi ekonomi saat ini. “Kondisi ekonomi saat ini akibat perekonomian global, jangan pesimistis karena pemerintah sedang berupaya keras menyelesaikannya,” ujar Kiai Said Aqil pada saat yang sama di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Dalam kunjungannya tersebut, Kang Said memperkenalkan kepengurusan PBNU 2015-2020 kepada Presiden. Selain itu, dia juga menyerahkan draft rekomendasi hasil Muktamar Ke-33 NU di Jombang, 1-5 Agustus 2015 lalu. Dalam kesempatan ini, Kang Said juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden yang turut menyukseskan perhelatan Muktamar NU yang mengusung tema besar Islam Nusantara tersebut.

Dalam pertemuan ini, hadir pengurus syuriyah PBNU KH Ma’ruf Amin (rais aam), KH Miftahul Akhyar (wakil rais aam), KH Yahya Cholil Tsaquf (katib aam), KH Masdar F Mas’udi (rais syuriyah). Sementara dari Tanfidziyah, KH Said Aqil Siroj (ketua umum), H Slamet Effendy Yusuf (wakil ketua umum), H Helmy Faishal Zaini (sekretaris jenderal), H Saifullah Yusuf (ketua), dan H Andi Najmi Fuadi (wasekjen. Sedangkan presiden didampingi oleh Mensesneg Pratikno dan Staff Khusus Presiden Bidang Komunikasi Teten Masduki. (Sumber : NU Online)

[ad_2]

 

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close