Jendral Suriah: Israel Menyerbu Tiap Kali Damaskus Lancarkan Operasi Pembebasan Baru

Jendral Suriah: Israel Menyerang Tiap Kali Damaskus Lancarkan Operasi Pembebasan Baru

Jendral Suriah: Israel Menyerbu Tiap Kali Damaskus Lancarkan Operasi Pembebasan Baru

DAMASKUS – Minggu ini, Israel melaksanakan serbuan rudal di provinsi Hama dan Tartus di Suriah, dimana serbuan sudah menyebabkan setidaknya 1 orang meninggal dan 12 luka-luka, serta menghancur-leburkan infrastruktur dan peralatan angkatan bersenjata.

Pensiunan Mayor Jend. Suriah, Yahya Suleiman, menjelaskan bahwa serbuan hari Selasa itu ditunaikan untuk kepentingan sekutu-sekutu AS dan Israel, yang sudah “mengumumkan keprihatinan” mengenai hal operasi Serdadu Suriah untuk membebaskan provinsi Idlib dari cengkeraman anggota milisi, termasuk ekstrimis jihadis.

“Ini bukan serbuan ke-1 yang semacam ini,” kata Suleiman ke Sputnik Arab. “Saban kali prajurit mempersiapkan operasi melawan kelompok-kelompok bersenjata (teroris), Israel pasti menyerbu. Terakhir kali ini terjadi menjelang serbuan prajurit Suriah di selatan negara,” ujarnya.

Baca: Pertahanan Udara Suriah Cegat Rudal dan Usir Jet Perang Israel

Suleiman percaya bahwa Tel Aviv jadi makin gugup sebab Tentara Suriah sudah menguasai sebagian besar wilayah dekat tapal batas Suriah-Israel, dan karenanya mereka menyerbu Damaskus dengan “serbuan warning.” Suleiman Menegaskan bahwa meski sedemikian prajurit Suriah tetap akan meneruskan operasinya untuk membebaskan negara mereka dari para teroris bagaimanapun juga.

Adapun pembenaran Israel untuk serbuan yang mereka lancarkan, termasuk argumentasi Sangkaan kehadiran Tentara Iran di Suriah, menurut Mayor Jend. Suleiman seluruh itu hanyalah dalih.

Loading...
loading...

Baca: Israel Sensor JPost seusai Terungkap Persenjatai Pemberontak Suriah

“menurut info yang saya miliki dan mempergunakan logika sederhana, saya memberi tahu Anda bahwa tidak ada Tentara angkatan bersenjata Iran di wilayah Republik Suriah, cuma penasihat angkatan bersenjata yang tidak bersenjata,” katanya. “Ini ialah praktik normal, mengingat perjanjian kerja sama yang ada antara ke-2 negara kami. Orang Iran tidak bertempur di Suriah, mereka membantu kami. Kalau ada unit angkatan bersenjata Iran di Suriah, kami akan mengumumkan hal ini. Lagi pula (misalkan ada), tidak ada yang tidak menyenangkan mengenai hal hal ini, ”tambahnya. (ARN)


Source by Ahmad Zaini

loading...

You might like

About the Author: Ahmad Zaini

KOLOM KOMENTAR ANDA :